Posted in Family, Fiction, Fluff, G, Slice of Life, Vignette

Suddenly Come

wp-1483272508782.jpeg

Family, Fluff, Slice of Life

G

Vignette

||Cho’Siblings||

just…

HAPPY READING

.


ELVABARI©2017

.

Ah Ra menghirup dalam-dalam udara pagi di ambang jendela, sambil menikmati pemandangan asri tersuguh begitu indahnya, berhasil melepas sebagian penat juga lelahnya setelah perjalanan yang begitu panjang. Mengisi liburan akhir tahun, Ah Ra memilih untuk pulang ke kampung halaman seperti biasa, menikmati pedesaan tempat tinggal sang nenek sebagai bentuk refreshing dari kegiatan padatnya selama ini.

Merasa pemandangan di depan mata perlu diabadikan, Ah Ra pun mengeluarkan ponselnya dari saku, membuka fitur kamera, lalu memotret kenampakkan alam di sejauh mata memandang. Tersenyum puas akan hasil jepretannya. Sepintas muncul ide untuk membagikan hasilnya ke akun media sosialnya, mengetik sederet kalimat singkat berupa, “Hi, Hometown!” disertai sedikit emoticon lucu sebelum akhirnya ia kirim.

Hanya membutuhkan beberapa saat, sambil masih menikmati kesejukan udara pagi, Ah Ra sudah melihat posting-annya diisi beberapa penyuka juga komentar dari beberapa teman pengikut. Biasanya Ah Ra akan membalas komentar-komentar itu nanti, tetapi begitu mendapati satu nama akun yang amat dikenalnya ternyata ikut masuk ke dalam notifikasi, Ah Ra pun tidak bisa diam saja.

gaem_gyu eo? Noona sudah sampai?

ahra_ eo! cepat menyusul! @gaem_gyu

Tanpa sadar Ah Ra tersenyum setelahnya. Merasa senang sendiri karena ternyata adiknya itu memberi respon secepat ini. Biasanya ‘kan lelaki itu berlaga sibuk dan hanya sesekali membuka akun sosial medianya itu.

Benar saja, hanya butuh beberapa menit lagi, Ah Ra kembali mendapatkan notifikasi berupa balasan komentar. Sayangnya, senyum Ah Ra langsung lenyap dalam sekejap begitu melihat apa yang ditulis oleh sang adik.

gaem_gyu jadwalku masih padat, Noona. Bagaimana ini?._.

“Di akhir tahun seperti ini?!” Ah Ra menggerutu tanpa sadar. Mendengus cepat disertai raut wajah cantiknya langsung berubah, terlebih melihat imbuhan emoticon di belakangnya yang makin menambah kadar kekesalannya. Jari-jemarinya langsung bergerak lincah di atas layar sentuh ponselnya, menuliskan isi hatinya saat ini tanpa basa-basi lagi.

ahra_ dasar sok sibuk! -_- @gaem_gyu

Kemudian Ah Ra tidak mendapatkan balasannya lagi. Ah Ra cukup mengerti bahwa adiknya memang sedang sibuk dengan urusan kuliahnya. Ah Ra memang tidak tahu pasti, tetapi biasanya terselip jadwal bersenang-senang bersama teman-temannya karena Ah Ra sendiri mengalaminya. Hanya saja, di saat seperti ini, ketika Ah Ra sudah berada di tempat dengan jarak yang sudah tidak begitu jauh dari tempat tinggal Cho Kyu Hyun itu, tetap saja Ah Ra tidak bisa bertemu dengan si Tuan sok sibuk itu.

“Haaah! Menyebalkan sekali!” Ah Ra menjatuhkan tubuhnya ke atas kasur, mencampakkan ponselnya begitu saja dan memilih untuk menjernihkan otaknya. “Apa aku harus ke sana lagi? Tapi bagaimana dengan Halmoni? Aku tidak mungkin meninggalkan Halmoni begitu saja,” gumamnya menggerutu, sambil mengguling-gulingkan tubuhnya.

Rencana Ah Ra dari awal ‘kan ingin menemani sang nenek. Dia sudah mengabari Kyu Hyun bahwa akan berkunjung ke desa, tetapi seperti biasa, si gembul Cho Kyu Hyun itu tidak pernah yang namanya memberi kabar pasti dengan alasan jadwal kuliahnya yang—ya, ya, ya—padat sekali. Sampai Ah Ra sendiri jengah mendengarnya.

“Biarkan saja. Dia yang merugi karena tidak bertemu denganku, bukan aku. Dia yang lebih memilih kesibukannya, jadi aku tidak akan mengganggunya,” gumaman ketus dari Ah Ra sebagai penutup sebelum ia bangkit dan keluar dari kamar. Memilih menemani sang nenek tanpa memikirkan apapun bahkan meninggalkan ponselnya begitu saja.

****

Siang sudah berlalu, Ah Ra mulai bosan lantaran tidak ada lagi yang perlu dilakukannya. Dia sudah kenyang dengan kegiatan keseharian Nenek sedangkan beliau tengah beristirahat di kamarnya. Satu jam lebih Ah Ra sudah menghabiskan waktu dengan bermain laptop milik pamannya yang ditinggal di rumah. Dan kini Ah Ra hanya berbaring di atas tempat tidur.

Dia belum sempat beristirahat sejak kedatangannya kemari tadi pagi. Perjalanan yang memakan waktu satu malam menyita waktu tidur Ah Ra semalam dan kini ia merasakan matanya semakin berat saja. Sayangnya dia tidak bisa memejamkan mata. Dia juga menunggu ponselnya yang sempat mati total karena kehabisan baterai setelah ia campakkan tadi dan baru saja tuntas diisi daya.

Ah Ra baru saja menyalakan kembali ponselnya ketika pintu kamar terbuka. Menampakkan wanita yang sudah memasuki usia senja memanggil yang langsung dijawab Ah Ra.

“Ada apa, Halmoni?”

Halmoni butuh bantuanmu.” Nenek memberikan senyum lembutnya, melambai sekali pada Ah Ra agar gadis itu turun dari tempat tidurnya dan keluar dari kamar bersamanya.

Ah Ra menurut saja. Sambil digamit oleh sang nenek menuju ruang tamu namun kemudian beliau meninggalkannya begitu saja.

“Sapa dulu, biar Halmoni buatkan minuman terlebih dulu.”

“Eh?” Ah Ra mengernyit. “Memangnya ada tamu?” Ah Ra tidak mendapatkan jawaban karena sang nenek sudah keburu melesat ke dapur. Maka dari itu Ah Ra memilih masuk ke ruang tamu dan melihat ada yang sudah berdiri di sana.

Dan Ah Ra mematung begitu saja di atas kedua kakinya.

“Hai, Noona!”

Ah Ra mengerjap sekali, dua kali, tiga kali, lalu menggeleng singkat lantaran tidak percaya dengan penglihatannya saat ini. “Kenapa Cho Kyu Hyun ada di sini? Mustahil sekali.”

Gumaman Ah Ra mengundang decakan tidak suka dari Kyu Hyun. Lelaki itu menjentikkan jarinya dengan nyaring di depan wajah melongo Ah Ra sampai-sampai noona-nya itu tersentak kaget.

“Mustahil tetapi nyata, Noona. Cho Kyu Hyun, adikmu yang tampan ini sudah ada di sini!”

“Tidak mungkin. Si gembul itu ‘kan sedang sok sibuk dengan urusannya. Untuk apa pula dia repot-repot datang kemari?” Ah Ra yang sudah menemukan kontrol diri, berubah mencibir untuk lelaki di hadapannya sebelum berbalik.

Aih, Noonaa!” Kyu Hyun langsung menahan lengan Ah Ra, memasang raut masam. “Apa Noona tidak membaca pesan singkatku? Aku sudah bilang pada Noona bahwa aku akan kemari, tetapi Noona tidak membalas.”

“Benarkah? Bukankah kaubilang sendiri tidak bisa datang karena sedang sibuk?”

“Aku batalkan. Aku batalkan semuanya supaya bisa kemari dan bertemu dengan Noona. Apa jawabanku sudah memuaskan?”

Ah Ra memalingkan wajah. Di luar dia menunjukkan raut kesalnya, tetapi percayalah bahwa hatinya mulai bersorak senang mengetahui kenyataan keluar dari mulut adiknya itu. Saking senangnya dia dibuat kaget oleh perlakuan Cho Kyu Hyun yang tiba-tiba memeluknya, bagai orang yang sudah lama bertemu karena terasa begitu erat sampai-sampai Ah Ra kewalahan sendiri.

“Aku masih punya banyak waktu untuk bertemu dengan teman-teman. Tetapi bertemu dengan Noona hanya sekali-dua kali dalam setahun. Tentu saja aku lebih memilih kemari.” Kyu Hyun menyusutkan hidungnya, bertingkah seperti anak kecil yang begitu merindukan orang terkasihnya. “Aku juga merindukan Noona, tau!”

Ucapan beraksen dibuat-buat itu berhasil mengundang kekehan dari Ah Ra. Membalas pelukan adiknya tidak kalah erat dan merasakan kehangatan di sana. Tentu Ah Ra tidak bisa menyembunyikan senyumnya lagi karena menyadari bahwa Cho Kyu Hyun sudah merelakan diri untuk menempuh jarak dua-tiga jam lamanya untuk sampai kemari, dan pasti tidak banyak waktu yang digunakan untuk memersiapkan diri sebelum kemari.

Aigoo, kenapa aku merasa bahwa adikku ini menjadi semakin manis saja?”

“Berbanggalah selama aku masih sendiri, Noona. Jika sudah punya kekasih, aku ragu Noona akan merasakan hal seperti ini nanti.”

“Kau ini!!”

.

.

.

New message from ChoGyu

Noona, aku sedang bersiap-siap. Tunggu aku di sana!

.

.

F I N


singkat banget, sesingkat aku ngetik tulisan ini. Hehehehe

Seperti biasa, terinspirasi dari pengalaman sendiri. Aslinya mah suasanannya lagi nggak seindah ini. Eyang-ku baru aja dipanggil sama Yang Maha Kuasa, untungnya aku udah pulang ke rumah beliau ini, jadi bisa lihat beliau untuk yang terakhir kali. Tapi ya tetep aja sedih pastinya. Cuma di saat yang lain pada bersedih ria, akunya susah buat mengekspresikan kesedihan sendiri dan akhirnya cuma bisa merenung di kamar Eyang. Sempat kontek-kontekan sama si adek ini, tapi aku tinggal tidur, dan tau-tau dia udah nyampe aja. Nemuin aku dan taraa, akunya baru nangis di pelukan si adek. Entah nangis karena akhirnya ketemu lagi sama dia atau nangis karena Eyang, campur aduk kayaknya. Gyahahaha Lucu kalo diinget-inget lagi mah. 🙂

Jadi yah, tahun baru ini rasanya flat aja bagi aku. Padahal niat pulkam biar bisa tahun baruan sama nenek kesayangan, malah ditinggal tiba-tiba :’) Memang tidak semua rencana sesuai keinginan. Tuhan lebih berkehendak.

but still, HAPPY NEW YEAR 2017!

Sebagai pembuka tahun ini, Cho Kyu Hyun yang malah kupake buat nyapa blog yang udah jamuran ini hwhwhw walaupun singkat, semoga bisa sedikit menghibur kalian yaa~^^

Tidak lupa untuk berterima kasih sama semua pembaca yang masih setia mantengin blog abal-abal ini. Maaf ya akunya kebanyakan curcol :” tapi Aku sayang kalian kok~><

salam, Elvabari

2017

Advertisements

Author:

She's addicting K-Pop only and probably knowing many K-Pop songs. Maybe she has many bias in any group whom she knows but her ultimate bias nor group is Super Junior. So yes, she's a girl who loves k-pop and being elf for Super Junior ^^

12 thoughts on “Suddenly Come

  1. trut brduka ya sist…
    smoga amal ibadah Eyang dtrima disisi Allah.amin…🙏
    smangat sist…
    jgn sdih trus2an…. ☺

  2. trut brduka ya sist…
    smoga amal ibadah Eyang dtrima disisi Allah.amin…🙏
    smangat sist…
    jgn sdih trus2an…. ☺
    Happy new year 🙌🙌🙌

  3. aih baru nyempetin baca huhuu maafin TT
    Semoga nenek siskachii bisa diterima di sisi-Nya 😦
    Manis amat sih chosiblings ini uuuuh bikin irii :”((
    tapi yang terakhir itu.. aku penasaran gimana jadinya kalo si Ahra cemburu ke Kyu pas Kyu punya cewe beneran hihihiii (((((:

  4. aih baru nyempetin baca huhuu maafin TT
    Semoga nenek siskachii bisa diterima di sisi-Nya😦
    Manis amat sih chosiblings ini uuuuh bikin irii :”((
    tapi yang terakhir itu.. aku penasaran gimana jadinya kalo si Ahra cemburu ke Kyu pas Kyu punya cewe beneran hihihiii (((((:

    1. ehehehe iyaa maaciw banyak yaa Pokunyaaan 😄😄
      hihihi aku malah ga siap bikin Ahra jadi cemburu huhu ntar malah gemesin trus aku bikin si chogyu putus (?) gyahahaha

  5. UNCHHH LUCUUUUU waktu chat2an nyaaaa, kebanyang banget ihhhh tapi tapi tapiiiiiii turut berduka ya eonniiiii, aku nggak tau mau bilang apa lagiii, eyang eonni udah ada di tempat yang terbaik, dan eonni jangan sedihh sedih lagiiiiii, tapi teteup lah ya eonni kalo bikin cerita itu unchh bangettt, dan maaf akunya baru nongol karena emang baru bacaaa hehehh

    1. halooo^^ ihihihi gapapa, kita semua punya rl yg lebih penting .. jadi aku makasih banget karna dirimu udh menyempatkan diri untuk membaca~ maaciw yaaa ><

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s