Posted in Fluff, PG-15, Romance, Vignette

귀여운 귀신 (Arodable Ghost)

wp-1470579306979.jpeg

Fluff-Romance | PG-15 | Vignette

||KiSoo’Room||

“Kau, adalah yang aku takuti.”

H A P P Y   R E A D I N G

.


ELVABARI©2016


.

MALAM sudah larut. Pria itu baru saja masuk ke dalam apartemen sambil menjinjing tas kerjanya. Menghela napas lelah seraya mengganti alas kakinya dengan sandal rumah. Langkah pelannya membawa dirinya langsung menuju kamar mengingat kondisi apartemen ini sudah remang. Penghuni lainnya di sini pasti sudah ada di kamar dan mungkin sudah terlelap karena kelelahan—menunggu dirinya.

Benar saja. Begitu masuk kamar, mata tajam si pria langsung tertuju pada ranjang. Di atas sana terlihat selimut yang mengubur sesuatu di dalamnya, sudah dipastikan siapa. Maka dari itu si pria mendekat dan duduk di sebelahnya. Berniat untuk melakukan rutinitasnya begitu pulang dari pekerjaan yang melelahkan.

Namun sayang, dia baru saja menarik sedikit selimut tebal itu ketika yang di bawah bergerak begitu cepatnya, mengejutkannya dan semakin mengejutkannya ketika melihat yang hendak ia cium ternyata muncul dari balik selimut menghadiahi pelototan padanya, dengan kedua tangan terulur ke depan seolah hendak mencekik dirinya…

“Uuuuu… gwishin-iya…

“Astaga, Park Soo Rin…” Ki Bum mendesis pelan. Sungguh, dia terkejut setengah mati. Bagaimana dia tidak terkejut jika gadis di hadapannya kini dengan—ugh, aksesoris sederhana namun berhasil mengelabui, menyambutnya seperti hantu?!

“Huuuu… nan Park Soo Rin anya… gwishin-iya… (aku bukan Park Soo Rin, tetapi hantu)” si gadis yang dipanggil Park Soo Rin itu menjadi-jadi, menggoyang-goyangkan tangannya layaknya vampir Cina, bersuara—yang menurutnya—menyeramkan. “Gwishin akan menghantui Kim Ki Bum… huuuu… Kim Ki Bum ternyata ketakutan… hihihi…”

Berdecak kesal, Ki Bum menatap datar gadis di hadapannya sebelum dengan berani menangkup wajah yang dilapisi masker wajah putih itu lalu menariknya untuk dilepas. Namun si hantu jadi-jadian itu malah melawannya.

“Uuu! Ini gwishin! Beraninya kau—”

“Lepas, Park Soo Rin!”

“Uuu, Kim Ki Bum takut melihat gwishin…”

“Kau pikir aku senang melihatmu menjadi hantu, huh?”

“Uhuhu… Kim Ki Bum tidak suka gwishin… aduh!”

Soo Rin harus merintih karena kalah melawan kekuatan Kim Ki Bum. Pria itu berhasil melepas masker yang sebenarnya jarang Soo Rin pakai, karena tiba-tiba mendapat ide jahil saja dia mau memakainya. Namun di tarikan terakhir Kim Ki Bum sedikit menghentaknya hingga bagian dagunya yang masih merekat harus menarik kulitnya juga. Sedikit panas asal kau tahu itu.

“Huu… Kim Ki Bum berbuat kasar padaku…” gerutu Soo Rin.

“Sudah selesai memanggil diri sendiri sebagai hantu?” balas Ki Bum sinis yang langsung membuat Soo Rin cemberut.

Menggemaskan.

“Jadi, kau juga takut pada hantu, ya? Hihihi,” tapi raut wajah Soo Rin berubah kembali. Tangannya terangkat, berusaha menakut-takuti pria di hadapannya lagi. “Huuu, gwishin ada di sini untuk menakutimuuuu…”

20160728_055059956

“Kau pikir aku akan takut dengan tingkah anehmu itu?”

“Larilah, Kim Ki Bum… sebelum gwishin menangkapmu. Huuuu…”

Gwishin akan menangkapmu lebih dulu karena sudah mengejeknya.”

“Huuu… Kim Ki Bum—”

“Dia bahkan sudah muncul di belakangmu lalu akan mencekikmu.”

“HUWAAAAA!”

Hal tak terduga, Park Soo Rin melompat dari tempatnya dan langsung menubruk tubuh Kim Ki Bum. Karena tidak siap, Ki Bum terjungkal dan ambruk di sisi lainnya dengan Soo Rin di atasnya, memeluknya erat-erat, menyembunyikan wajahnya di balik dadanya, dengan tubuh yang terasa menegang.

Mau tidak mau, Ki Bum melepas senyum gelinya.

“Bagaimana bisa hantu takut dengan hantu?”

Menyadari dirinya baru saja dikerjai, Soo Rin mengangkat tubuhnya, menatap pria di bawahnya dengan wajah tersungut. Lalu mulai menarik kerah kemeja si pria dengan kesalnya.

“Huwaaa, Kim Ki Bum menyebalkan!”

“Kau lebih menyebalkan.”

“Aku ‘kan hanya bercanda! Kau justru berharap hantu sungguhan muncul lalu mencekikku!!”

“Siapa yang berharap begitu?”

“Tadi kau bilang begitu! Huweeeee, aku tidak mau bertemu dengan hantu, Kim Ki Bum!”

“Tapi kau menyamar menjadi hantu.”

“Aku hanya bercanda! Hanya bercanda!”

“Aku juga hanya bercanda.”

Soo Rin menyusut hidungnya. Wajahnya sudah memerah, antara ingin menangis karena takut, juga karena malu berkat balasan Kim Ki Bum. Belum lagi melihat pria itu tersenyum jahil padanya. Ugh, niatnya ingin menakuti tetapi dia sendiri yang justru ditakuti.

“Kau tidak takut dengan hantu?”

“Untuk apa?”

“Hantu itu ‘kan menyeramkan.”

“Benarkah? Tapi aku justru melihat hantu yang menggemaskan. Baru saja.”

Ish!” jelas saja Soo Rin tersipu mendengarnya. Eii, Kim Ki Bum justru menggodanya. Tangannya menarik-tarik kerah kemeja pria itu lagi, mulai kesal lagi, “Kau ini takut dengan apa, sih? Kenapa tidak ada yang kau takuti seperti hantu? Banyak di luar sana yang takut dengan hantu!”

“Untuk apa takut dengan makhluk tembus pandang?”

“Tapi hantu itu menyeramkan, Kim Ki Bum! Apalagi dia tembus pandang!”

“Karena tembus pandang maka dia tidak akan bisa menyentuhmu. Kecuali kalau kau takut dengannya, dia baru bisa menyentuhmu karena menyerap energi ketakutanmu itu.”

Ish… tahu apa kau soal energi ketakutan?”

Ki Bum mencubit hidung si penggerutu yang langsung mendapat erangan halus juga tepisan. Membuatnya tersenyum kesenangan. “Itu ilmiah umum, semua orang juga tahu.”

“Ya, ya, ya. Bahkan seorang dokter pun juga harus tahu soal ilmiah hantu.”

“Bodoh.”

Soo Rin mendelik.

“Si bodoh yang menggemaskan.” Ki Bum tersenyum simpul.

“Jangan menggodaku!” Soo Rin kembali menarik kerah kemeja Ki Bum.

“Ingin tahu apa yang aku takuti?”

Tarikannya terhenti, berganti matanya mengerjap memberi sorot ingin tahu yang segera ditangkap Ki Bum. Maka dari itu Ki Bum bangkit, mendudukkan diri di mana Soo Rin masih ada di atasnya hingga gadis itu tergeragap. Dia baru saja hendak menyingkir ketika tangan besar itu langsung memeluk pinggangnya, mengunci pergerakannya.

Soo Rin meneguk saliva kepayahan.

“Kau.”

“A-apa.”

“Kau, adalah yang aku takuti.”

Terdiam sesaat, Soo Rin mengerutkan dahi. “Bukankah kau lebih sering memarahiku? Justru aku yang takut padamu.”

“Benarkah? Kenapa kau harus takut padaku?”

Ugh… karena kau selalu memasang ekspresi seperti ini.”

Ki Bum justru mendengus geli melihat Soo Rin memraktekkan ekspresi wajah datar ala dirinya. Bukannya menyeramkan, Ki Bum justru tidak tahan dan mencium pucuk hidung Soo Rin hingga sang empu berkedip-kedip terpana.

“Dan apa kau tahu kenapa aku sering berekspresi seperti itu?”

“Kenapa?”

“Karena aku takut.”

Dahi Soo Rin mengerut semakin jelas. “Aku tidak mengerti.”

“Kau memang tidak mengerti karena kau bukan aku, Soo Rin-ah.” Ki Bum merengkuh wajah Soo Rin, menyusupkan jemarinya ke balik rambut panjang Soo Rin yang tergerai, sedikit menuntunnya untuk mendekat hingga dengan mudah Ki Bum menjangkau candunya, mengecupnya pelan. “Aku berpikir jika aku tidak begitu, kau tidak akan mengerti betapa aku selalu mengkhawatirkanmu. Tiap kali kau melakukan kesalahan, aku begitu bukan berarti sepenuhnya menyalahkanmu melainkan ikut menyalahkan diriku sendiri karena aku tidak membimbingmu dengan baik.

Aku yang terlihat marah padamu justru adalah aku yang takut jika terjadi sesuatu padamu. Karena jika aku tidak begitu, itu sama saja aku sudah berani mencoba melepaskanmu sedikit demi sedikit. Dari genggamanku.”

Mulut Soo Rin terbuka, dengan wajah yang merona teramat jelas, mematung di atas pangkuan prianya setelah mendengar sebuah pengakuan. Perlu diketahui bahwa di dalam sana, jantungnya yang memang sudah tidak normal semakin sulit dikendalikan. Memicu rasa panas yang menjalar ke wajahnya.

“Jadi, apa kau sudah mengerti kenapa aku takut padamu?” Ki Bum bertanya lagi. Punggung tangannya membelai yang sudah merona itu penuh rasa. Menemukan kegugupan yang terpampang di gelagat si kesayangan.

“Y-ya… sepertinya, aku sudah tahu…”

“Benarkah? Bisa kau tunjukkan?”

Soo Rin justru gelagapan. Hei, kenapa rasanya Soo Rin sedang berhadapan dengan seorang dosen yang tengah memberikan kuis secara lisan padanya?

Tapi belum sempat Soo Rin menjawab, dia sudah keburu disengat oleh sentuhan jemari yang menyusup ke balik rambutnya, merasakan jantungnya membuncah berkat ciuman tiba-tiba seorang Kim Ki Bum. Membuainya dalam gerakan bibir yang memabukkan hingga ia terpejam menikmati untuk beberapa saat. Pria itu seolah tahu bahwa dia akan melenguh berkat hisapan yang begitu dalam hingga ia berganti memekik berkat tarikan menghentak dari Kim Ki Bum. Dengan sengaja menjatuhkan dirinya, membiarkan Soo Rin kembali menindihnya lalu melepas pagutan mereka hingga mendengar suara yang berubah serak itu mengalun.

Cause you are my biggest weakness. That’s the point of the answer, Park Soo Rin,” lalu Ki Bum melanjutkan apa yang tertunda. Melepas rasa penatnya setelah bekerja seharian dengan kelemahan terbesarnya, membiarkan sisi terliarnya bekerja sebagai bentuk pengisian daya sebelum dirinya benar-benar beristirahat dengan lega.

Sebenarnya, ada jawaban lain yang menjelaskan poin di atas. Namun, biarkan hanya Kim Ki Bum yang tahu dan menyimpannya seorang diri.

Setidaknya sekarang sudah mengerti alasan utama kenapa Kim Ki Bum takut pada Park Soo Rin, bukan? Si hantu yang menggemaskan.

wp-1470582251673.jpeg

F I N


HAAAAAAAAAII!! KANGEN KISUKISU NGGA?

//NGGAAAAA//

IKR~ TAPI AKU YANG KANGEN YEEE 😂😂😂

yaampun heboh banget ya, padahal cuma sedikit ya, coba gampar yang nulis siapa sih (?) udah nelantarin blog, dateng-dateng ngerusuh pake tulisan gajelasdanmintadibuang minta digampar beneran emang #duaagh

Apa kabar semuanya? Semoga sehat ya^^ kangen kimkibum ngga? Ngga ya? Yaudah biarin aku aja yang kangen hiks… Maafkan aku karena lama tidak menulis. Udah ngga serajin dulu 😢 aku ternyata belum bisa membagi jatah imajinasi dengan benar. Karena kebentrok terus akhirnya belakangan ini aku jadi males-malesan nulis di mana aja. Padahal, ide (absurd) udah banyak, cuma karna bingung jadi susah kesampeannya.

Syukurnya untuk cerita ini dalam setengah hari aja langsung jadi nih hehehe Karena terinspirasi dari adegan drama Uncontrollably Fond, kayaknya lucu juga kalo kisukisu yang mainin. Yah, gatau juga sih ini lucu beneran apa ngga HAHAHA

Mungkin aku rekomendasikan untuk jangan kangen kisukisu, biar aku aja yang kangen kimkibum #eh 😂😂

Thank you and see u again ^-^

Advertisements

Author:

She's addicting K-Pop only and probably knowing many K-Pop songs. Maybe she has many bias in any group whom she knows but her ultimate bias nor group is Super Junior. So yes, she's a girl who loves k-pop and being elf for Super Junior ^^

28 thoughts on “귀여운 귀신 (Arodable Ghost)

  1. ya ampuuun kangen kangen kangeeen tau gak? TTTT
    Siskachii jahat(?!) TT
    Malem2 bikin kaget tiba2 update kisukisu huhuuu mana manis bangeeet lagi TT
    Ini si Soorin pake hantu2an juga wkwkwk emeesh deh pasti, dan lol pas dia niruin muka datar kimkibum-_- pfffth xDD
    sering2 yyaaaa update lagi pls pls plsss x))

    anyway, aku.lagi.di.kamar sendiri.jendelanya.ga.ada.tirainya.terus.baca.line.nya.kimkibum.yang.bilang.ada.hantu.di.belakaaaaang huwaaaa TTTT demi apa deh aku langsung nengok belakang untung ngga ada apa2 ;~;

    1. yaampun Pokuuu rajin banget yaa masih melek, baca lagi x’D hehehe kaget ya? yaaaay~ //padahalnggabermaksud//?
      hwhw maafkan karna udah jarang nistain mereka /loh btw aku ga maksud buat bikin horor kenapa jadi horor buat Poku ya? gyaaaaaaa maafkan akuuu 😭 tapi terima kasih karna masih bersedia membaca >/\<

  2. Kangeeeen..Kangeeeen..
    Kaget bgt pas lagi buka twitter terus liat updatean kisukisu, mana manis banget lagi.
    Soorin gemesin(?) banget siih..mana pake jadi hantu-hantuan segala lagi.

  3. huaaaaa.. akhirnya kisukisu
    kangeeen sama kisukisu,sama soorin dan juga kim kibum. 😣😣

    entah sudah brapa lama aku menunggu cerita keren dan liarmu kak. kekeke 😂😂

    나 보고싶어요 😚😳😳
    sehat terus kaak

  4. Kangennnnn jg kali sm kisu2. Sepertinya soo rin terlalu banyak ditinggal ki bum sendiri jd imajinasinya sekarang berkembang pesat. Bahkan udah berani nakutin ki bum segala yahhh meski akhirnya dia sendiri sih yg takut.hehe

  5. kangen… kangen udah lama gk liat couple ini. soo rin ngegemesin banget tingkahnya, ada-ada aja mau bikin kibum takut sama dia eh malah kebalikannya dia sendiri yang takut sama hantu. par soo rin masih aja malu-malu sama kim kibum kekeke

    1. heu….aku jadi terharu T^T terima kasih~ hehehe habisnya, kimkibum suka gitu sih //apanya// jadi soorinnya malu terus….malu-maluin malah wks #duaagh 😂😂

  6. kangennnnn pake bangett, tiap hari pasti mampir disini buat liat kisu2 wkwk
    kadang kalo belum update baca story kisukisu yg lalu2 hihiw

    wahh soorin takut sama hantu, tapi malah nakut2 kim bum. salah target sasaran tuh soo rin hahaha

    kalo soal hantu2 gini jadi keinget drama lets fight ghost haha *abaikan

    ditunggu kisukisu selanjutnyaaa, semangatttt :))

    1. yaampun…..makasih banyak T^T

      hihihi let’s fight ghost lucu juga sih ya 😆😆 coba kalo soorin jadi hantu beneran kayak si…..eh, jangan deh, kasian kibumnya #wks

      makasih banyak lagi karna masih bersedia membaca~ 🙏🙏

  7. Kangennnnn bangettt

    Kangn sama semuanya ,
    Sorin nanut nakuttin kibum,,yg takut mlh hantunya 😁😁hantu ko takut hantu kkk lucu
    Jdi kebayang hantu tkt hantu gimna jadinya

  8. Kim Kibum takut hantu, hahahahahaha ups.
    #efek iklan

    Park Soorin lucu ih, hantu kok takut hantu XDD. Kim Kibum alasannya bisa aja deh, bukan hanya Soorin yang merona pipinya aku yang baca juga ikutan merona #berasa jadi Soorin XD

    bdw,kapan ini couple punya dedek emesh?? XD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s