Posted in Fiction, Fluff, PG, Vignette

Shave

IMG_20160524_170116_1464087071434_1464087089169

Fluff | PG | Vignette

Park Soo Rin harus membasmi apa yang seharusnya dibasmi dari wajah Kim Ki Bum yang tampan itu.


Β©2016 ELVABARI

SOO RIN diam-diam membuka lemari di balik kaca kamar mandi. Mengambil benda kecil berwarna hitam dan mengilap tajam di bagian atasnya sambil melongok ke arah pintu kamar mandi, memastikan bahwa dirinya tidak akan ketahuan karena telah mencuri barang bukan miliknya.

Matanya memicing tajam begitu mengacungkan benda tersebut tepat di depan wajahnya. Bibirnya mengerut penuh tekad sebelum kemudian menutup kembali lemari kecil tersebut lalu berbalik menuju pintu kamar mandi ini.

Ia mengintip di mana kamarnya berada, mengamati sosok yang berdiri membelakanginya tengah sibuk membenah diri untuk berangkat bekerja. Kembali mengingat tekadnya, Soo Rin keluar dari kamar mandi, mengendap-endap mendekati sosok itu, dengan sebelah tangan menggenggam benda hitam tersebut, dan ia siap menerkam orang itu.

Mwohae?”

Soo Rin berjengit kaget tepat lima langkah di belakang orang itu ketika suara beratnya mengalun. Soo Rin mengerjap beberapa kali tanpa berniat untuk bersuara. Dia sudah seperti anak kecil yang tertangkap basah ingin hendak mencuri permen milik orang lain.

“Kenapa kau bertingkah seperti pencuri amatiran?”

Soo Rin mengerucutkan bibir. Tidak terima jika dirinya ketahuan. “Bagaimana kau bisa tahu?” gerutunya.

“Aku bisa melihatmu Soo Rin-ah.”

Soo Rin menangkap nada mengejek bercampur malas dari pria itu. Oh, dia baru menyadari sepenuhnya bahwa pria itu sedang mematut diri di depan cermin memasang kancing-kancing kemeja yang membalut tubuh kekarnya itu. Dia juga melihat mata tajam itu menatapnya melalui pantulan cermin. Soo Rin mendengus tidak suka. Mengakui tindakannya begitu konyol hingga seorang Kim Ki Bum mengejeknya secara halus.

Pria itu berbalik. Sontak saja Soo Rin menyembunyikan tangan-tangannya ke belakang tubuh. Sayangnya gerak-geriknya yang sedari tadi begitu aneh sudah cukup membuat Ki Bum curiga.

“Apa yang sedang kau sembunyikan?” tanya Ki Bum dengan kedua tangan berkacak pinggang.

Soo Rin menggeleng cepat. “Tidak ada.”

Mata Ki Bum memicing tidak percaya. Hanya satu detik yang ia butuhkan untuk sampai di dekat Soo Rin sampai-sampai gadis itu tergagap di tempatnya melihat tubuhnya sudah menjulang di hadapan. Mulai mengintimidasi dengan caranya sendiri.

“Tunjukkan padaku.”

Soo Rin menggeleng-gelengkan kepala. Dia sudah berniat untuk mundur ketika dengan mudahnya tangan besar Ki Bum menelusup ke balik pinggangnya, menariknya ke dalam kungkungan pria itu yang seketika merenggut kemampuan bernapasnya ketika wajah tegas Ki Bum sudah berada di sisi kepalanya. Dan Soo Rin tidak bisa mengelak ketika tangan lain pria itu meraih benda yang sedari tadi digenggamnya.

“Bukankah ini punyaku?” Ki Bum membuat jarak, mengacungkan benda tersebut di hadapan mereka, menghakimi Soo Rin. “Kau ingin mencuri ini, hm?”

“Kembalikan!” Soo Rin berhasil merebut kembali benda tersebut. Cukup membuat Ki Bum terkejut akan tingkah serampangannya itu. “Aku mencurinya untuk membasmi apa yang harus kubasmi!”

Ki Bum menghela napas singkat. Tahu benar maksud ucapan Soo Rin. Ia kembali berkacak pinggang. “Kau tidak bisa membasminya.”

“Kenapa tidak bisa?!”

“Karena aku memeliharanya.”

“Di mana-mana orang memelihara kucing atau anjing atau binatang lain. Tetapi kau justru memelihara kumis, Kim Ki Bum!!”

“Memangnya kenapa? Aku tidak keberatan.”

“Aku yang keberatan!”

“Karena kau tidak bisa membandingkanku dengan Joong Joong kesayanganmu itu?”

“Ish!” wajah Soo Rin memerah mendengarnya. Siapa bilang Joong Joong adalah kesayangannya? Sudah jelas bahwa Kim Ki Bum adalah kesayangannya. Tapi tunggu… “Namanya Song Joong Ki, Kim Ki Bum!”

Ya ampun, Soo Rin baru menyadari bahwa Kim Ki Bum masih saja cemburu pada aktor terkenal itu. Baiklah, itu juga salahnya karena sudah berani mengagumi Song Joong Ki setiap drama fenomenal itu ditayangkanβ€”di depan Kim Ki Bum. Dia bahkan berani memimpikan sosok Yoo Si Jin yang dengan bodohnya dia ceritakan dan seketika membuat Kim Ki Bum naik darah.

Dia memang bodoh karena melupakan betapa posesifnya Kim Ki Bum terhadapnya. Song Joong Ki saja bisa dia anggap sebagai saingannya. Heol…

“Aku tidak peduli.” Ki Bum memutar bola matanya. Dia baru saja menggeser tubuhnya demi beranjak ketika Soo Rin langsung menghalanginya kembali.

“Aku juga tidak peduli dengan alasanmu!”

“Ya sudah.”

Ugh…” Soo Rin tidak menyahut lagi. Matanya menatap tajam pria yang justru memasang raut menantangnya itu. Apa dia tidak mengerti kenapa Soo Rin melakukan ini? “Kau terlihat lebih menyeramkan dengan kumis itu.”

Raut wajah Ki Bum berubah datar. “Itu yang aku mau.”

“Kim Ki Buuuuum!!” Soo Rin menghentak-hentak kedua kakinya. Tidak terima dengan balasan dari Ki Bum yang tidak terpengaruh dengan gertakannya. Apa itu berarti prianya memang sengaja ingin menakutinya setiap saat, begitu?! “Kau harus mencukurnya!”

“Tidak mau.”

“Harus mau!”

“Tidak.”

Ya!!!” Soo Rin berteriak ketika pria itu melengos melewatinya begitu saja. Ya ampun, segitu tidak menakutkannyakah Park Soo Rin bagi Kim Ki Bum sampai-sampai pria itu tidak merasa terancam dengan gertakannya?

Baiklah, jika itu yang kau mau, Kim Ki Bum!

“Kalau begitu aku akan berpaling pada Yoo Si Jin!!”

Berhasil! Kim Ki Bum langsung berbalik serta melemparkan tatapan tajamnya pada Soo Rin. Well, ternyata dengan melibatkan nama itu cukup ampuh membuat pria itu mau mendengarkannya.

“Coba saja jika kau berani.”

Ugh, ternyata tidak berhasil. Kim Ki Bum justru menantang balik dirinya. Jika sudah seperti itu, pria itu sudah memberi sinyal bahwa dia memiliki ancaman yang lebih mengerikan dari milik Soo Rin.

“Baik! Jangan pernah ganggu aku dengan Yoo Si Jin sebelum kau mencukur kumismu itu!! Pergi jauh-jauh dariku!!”

Soo Rin tidak main-main rupanya. Dia meraih laptop miliknya yang tergeletak di nakas sisi ranjang lalu menghempaskan diri di sana. Dia memiliki bukti nyata akan ancamannya berupa kumpulan drama yang diperankan tokoh Yoo Si Jin itu dan dia tidak akan menyesal dengan pilihannya. Toh, dia masih belum bisa merelakan berakhirnya drama itu sehingga dengan rela mengunduh semua episode-nya untuk dia abadikan di dalam benda tersayangnya selain ponsel itu.

Dia baru berhasil menyalakan laptopnya ketika pria itu sudah berdiri di hadapan, merebut benda kesayangannya itu dengan gerakan cepat sehingga Soo Rin tidak mampu menahannya. Wajahnya yang sempat cerah memikirkan sosok Yoo Si Jin yang dimainkan oleh aktor Song Joong Ki itu sirna sudah dan berganti keruh ketika melihat Kim Ki Bum yang tanpa belas kasih menutup laptop miliknya dan meletakkannya ke tempat semula. Mata tajamnya menyorot Soo Rin yang langsung dibalas oleh Soo Rin.

Fine. Do it now.”

Soo Rin mengerjap cepat mendengar suara berat itu terdengar pasrah. Oh, apakah itu berarti ancaman Soo Rin berhasil memengaruhi Kim Ki Bum?

“Tapi aku ingin kau yang melakukannya.”

Senyum Soo Rin mengembang lebar. Melupakan Yoo Si Jin dengan mudahnya dan kembali memungut alat cukur berwarna hitam yang sempat ia letakkan di sisi ranjang, berdiri cepat dan langsung mengacungkan benda tersebut pada Ki Bum.

“Dengan senang hati!”

Ki Bum tersenyum melihat reaksi Soo Rin. Meraih tangan yang tampak lebih kecil itu secara pasti sebelum mengejutkan sang empu dengan menariknya tanpa ragu, menyentaknya hingga Soo Rin jatuh ke pelukannya dan langsung mengurungnya. Dia melihat raut wajah cantik itu tampak terkejut bercampur gugup yang tentunya ia manfaatkan dengan baik.

Senyumnya berubah menjadi seringai yang dalam waktu sekejap membuat Soo Rin merinding.

“Sebelum itu biarkan aku menghukummu karena selalu membawa si Joong Joong itu untuk mengancamku.”

Kemudian alat cukur itu terjatuh begitu saja di dekat kaki mereka, ketika Soo Rin berjengit dan memekik tertahan berkat serangan tanpa ampun Kim Ki Bum.

Aah, Soo Rin melupakan fakta bahwa prianya sangat mahir mengelabui serta menyimpan ancaman paling berbahaya hingga dengan mudahnya memerangkap dirinya yang mudah sekali percaya.

Apalagi, Soo Rin memancingnya dengan ancaman yang justru mengumpan dirinya sendiri ke dalam sisi liar seorang Kim Ki Bum jika sudah menyangkut soal Joong Joong itu.

.

.

.

.

.

“Bukankah lebih menyenangkan jika aku memiliki kumis?”

Soo Rin mengerutkan bibirnya tidak suka. Wajah cantiknya masih dihiasi rona merah. Bagaimana tidak? Dia sedang melakukan tugasnya tetapi Kim Ki Bum dengan menyebalkan memeluknya posesif hingga ia tidak bisa bergerak leluasa.

“Menyenangkan apanya? Menyenangkan karena kau terlihat menyeramkan?” gerutunya sambil terus menggerakkan alat cukur pria itu.

Ki Bum terkekeh geli. Dia bersandar pada meja rias di kamar mereka dengan tangan-tangan melingkari pinggang gadisnya. Setelah kejadian tadi, Ki Bum seperti tidak mau melepaskan Soo Rin darinya sedikit pun. Asalkan dia bisa melakukan ini, dia rela kehilangan peliharaannya ini berkat kerja tangan Soo Rin.

“Apa aku benar-benar terlihat menyeramkan jika berpenampilan seperti itu?”

Sebenarnya tidak. Itu hanyalah alasan kosong dari Soo Rin agar Ki Bum mau mengikuti kemauannya. Alasan sebenarnya adalah…

“Setidaknya kau telihat lebih tampan tanpa itu.”

“Aah…” Ki Bum tersenyum miring mendengar kata itu keluar dari mulut Soo Rin. Gadis itu juga menyadari hal itu karenanya wajah cantiknya semakin merona. “Jadi aku yang berkumis itu tidak tampan?”

“Tidakβ€”juga…”

“Bukankah aku telihat semakin jantan jika memilikinya?”

Ugh…

Sial! Kenapa satu kata itu membuat kedua pipi Soo Rin memanas? Memang apa yang salah dari kata yang jarang keluar dari mulut Kim Ki Bum itu? Kenapa efeknya bisa sebesar ini?

Menyadari reaksi yang makin menjadi dari gadisnya, Ki Bum justru tersenyum jahil, menggerakkan wajah tegasnya yang sudah bersih itu untuk mendekat.

“Ditambah, aku bisa menciummu selain dengan bibirku,” bisiknya rendah penuh menggoda. Menggelitik sisi wajah Soo Rin dengan hembusan napas hangatnya yang dapat ia rasakan reaksi dari sang gadis yang begitu ia sukai.

Dan, sebenarnya… itulah alasan Soo Rin yang ingin sekali membasmi peliharaan Kim Ki Bum. Bukan karena dia tidak suka, tetapi pria itu justru semakin menyiksanya. Sudah cukup dengan bibir penuhnya yang panas itu. Soo Rin tidak bisa menahan pesona Kim Ki Bum lebih dari itu!

“Hentikan!” Detakan jantungnya yang belum juga mereda semakin parah saja. Sontak tangan-tangannya mendorong dada pria itu hingga ia melihat bagaimana wajah tegas itu mengumbar raut geli dihiasi tawa yang sama.

Menyebalkan!

“Aku sudah selesai jadi lepaskan dan pergilah bekerja! Kau bisa terlambat jika tidak cepat-cepat pergi!” Soo Rin mengatakannya dengan ketus hingga mirip seperti tengah mengusir prianya sendiri.

“Tidak ada salam perpisahan sebelum aku berangkat?”

“Hati-hati di jalan!”

Ki Bum tertawa melihat tingkah gadisnya yang sudah salah tingkah. Tidak tahan lagi, Ki Bum justru semakin mengetatkan lingkarannya lalu mencium candunya penuh gemas. Membiarkan bibirnya berlama-lama di sana sampai ia merasakan tangan-tangan itu memukul dadanya tanpa tenaga. Dengan sengaja ia melepas pagutan mereka sambil menimbulkan bunyi decapan halus yang sukses membuat tubuh dalam kurungannya gemetar. Sensasi penutup yang amat menyenangkan baginya.

Thank you for the breakfast, Chagi-ya.”

Kim Ki Bum memang tidak ada habisnya dalam menggoda Park Soo Rin. Tidak membiarkan gadis kesayangannya itu bernapas dengan tenang dan justru membuatnya semakin dan semakin terlihat menggemaskan dengan rona merah padam di wajah cantik favoritnya itu.

22786923

FIN


endingnya malah meleset jauh ini wkwkwk niatnya mau nyiksa kimkibum malah sebaliknya XD

ini terinspirasi dari kumisnya kimkibum yang gemesin sekaligus reaksi para fans yang kebanyakan ga rela kalo abang toyib punya kumis lols tambah lagi kemarin ada yang minta suruh Soorin cukurin kumisnya, tuh.. aku udah suruh Soorin buat cukurin kumis kimkibum yaaaayy πŸ˜‚πŸ˜‚

btw, lama tidak berjumpaa~ hihi iya maafkan aku yang belum bisa update seperti dulu.. aku lagi suka jadi pembaca ketimbang menulis hwhw yah hitung-hitung cari inspirasi juga.. semoga dengan cerita lepas ini pembaca sedikit terhibur yaa~^^

terima kasih sudah membaca~

ada bonus kimkibum dan kumisnyaa wkwk

IMG_20160524_175402_1464092146911

jangan protes yaa dia kan tetep gemesin berkat pipi tembemnya hihihiΒ πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„

okay, see u again ^-^

Advertisements

Author:

She's addicting K-Pop only and probably knowing many K-Pop songs. Maybe she has many bias in any group whom she knows but her ultimate bias nor group is Super Junior. So yes, she's a girl who loves k-pop and being elf for Super Junior ^^

20 thoughts on “Shave

  1. uyeeeeeeeeeeee(?) wkwkwkwkwkwkwkekk
    si Soorin, aku pengen berterimakasih banget kalo dia bisa nyukurin itu brewok(?) beneran xDDD
    hihiiii disini kimkibum agak ini yaa /ini apa hayo/ iniii dia tuh lebih ga kaku ke soorin nya hihiii jadi nakib emeeesh x)))))
    joha johaaaaa~β™‘β™‘β™‘ hihiii x))(

    1. samaaa wkwkwk gemes sebenernya liat kumis kimkibum….ngundang banget (buat dicabutin) XD
      oh, dia mah dari awal emang udah luwes sana-sini sama soorin #apa πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ maaciww Poku-nyan udah sempetin baca TwT

  2. Mungkin terlalu terbiasa liat kibum bermuka mulus sekalinya liat dia berkumis rasanya gak cocok bgt. Kaya abang2 frustasi gitu.xixixi

    1. omg aku kok ngakak ya baca “abang2 frustasi” wkwkwk XD iya aku juga merasa asing awalnya, tapi inget dulu dia juga pernah kumisan bahkan lebih tebel (?) jadi bawa enjoy yg sekarang mah……meski tetep ada gemes2nya juga sih πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

  3. Uhhh bener tu eon aku sempat kaget kenapa my husband cuby-cuby unyu gitu ada kumis T T kan tambah gak kuat

    Tapi bagi aku sih kibum tanpa kumis lebih jatan ugh hahaha astaga konslet dah otak aku eon -,-

    Kangen banget sama couple ini T-T huhUuuu

  4. finally loh yaa kibum cukuran
    .
    .
    .
    walo cuma di dunia ff wkwk
    soalnya aku pun gemes pen cukurin itu kumis ><

    no kibum no u re not manly at all with that beard or moustache but u look like a bandit lol /digamparbeneransamskimkibum/
    /lalukabur/

  5. Hihihi…lucu deh Soo rin mau cukur kumis Kibum pake ngancam segala kan jdi situ yg terancam
    khekhekhe…banyak yg suruh Soo rin nyukur kumis Kibum ya duh aku kira aku sendiri aja yg resah lihat tu kumis hadeehh
    dan betul tu aku sependapat dg Soo rin yg d pelihara itu kucing ini kumis

  6. aku juga salah satu yg protes di depan hp gara2 kumis hahaha.. iya juga sih kumisnya ganggu soo rin :p lama ngga keliatan makin chubby dia πŸ˜€ aku jg nungguin update dari kakak hehehehe

  7. Laki-laki berkumis itu emang jantan tapi kalo Ki Bum yang berkumis bukan malah jantan tapi keliatan kaya Ahjussi tak terurus ,muka Ki Bum yang Tamvan kan Babyface putih mulus gak cocok pake bulu-bulu halus hihi

    Ki Bum bener-bener pencemburu ampe Song Jong Ki di cemburuin , mereka berdua ngegemesin banget ^^

  8. Selalu berakhir dengan Soo rin yg kalah dan digoda sampe merona kkkkk…
    #SweetCoupleKiSoo

    Sasha sama Adiran nya ditunggu jg πŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰

  9. wahh kim ki bum jadi pria berkumis wkwk
    akhirnya soo rin berhasil membasmi serangga loh eh maksudnya kumis jahhah

    siapa tau ntar kim ki bum jadi pria berjenggot, ngebayangin nya aja udah ngakak hahahaha

    ditunggu kisoo selanjutnyaaa

  10. kekeke.. itu kumis kibum malah keliatan kaya bapak” πŸ˜‚πŸ˜‚

    heleh”, ujungnya”nya pun soorin gak bisa berantas itu kumis. ngahahahaπŸ˜‚ sabar ya soorin kamu bisa kok basmi yg seharusnya dibasmi.😁😁 #eaa

  11. Wkwkwk…..
    Ngakak aku liat kibum berkumis,,
    Kaya om om brandal gitu kkkk
    Maaf kibum km gk pantes pakai kumis kkkkk

  12. ahahahahaha sayang sekali Soorin kenapa harus dicukur, Kim Kibum emang terlihat makin tampan, macho banget dengan kumis >//////<

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s