Posted in Angst, Category Fiction, Fiction, PG, Vignette

Where is She?

where is she

inspired by. Yong Pal-i

after the Sleeping Beauty was finally Awake, someone in another place is looking for her…

H A P P Y   R E A D I N G

.

©2016 ELVABARI

.

“AHJUSSHI!

Pria itu hampir saja tersedak dengan hot choco pesanannya karena terlalu kaget mendengar panggilan itu. Didengar dari suara yang sangat dia hapal, sudah pasti panggilan itu tertuju padanya. Itulah mengapa ia segera menoleh lalu mendapati seorang gadis melangkah cepat mendekatinya, mendudukkan diri di hadapannya seraya mengulas senyum ceria nan polosnya.

“Waah, tumben sekali Ahjusshi datang tepat waktu? Oh, tidak, bahkan lebih cepat dari waktu perjanjian. Heol, biar kutebak! Ahjusshi pasti sedang menjalankan waktu luang!”

Pria itu mendengus pelan sebelum menanggapi celotehan tanpa jeda gadis itu dengan suara beratnya, “Jadi kau ingin aku datang terlambat seperti biasa?”

Gadis itu meringis jenaka, lalu menggeleng seperti anak kecil. Lihat betapa menggemaskannya si gadis di mata pria itu. Meski bibirnya tidak mengulas apapun, diam-diam matanya tersenyum melihat reaksi sang gadis.

“Terima kasih sudah meluangkan waktu sibukmu untukku, Ahjusshi!”

Pria itu berdecak. “Aku tidak mau menerimanya.”

Sang gadis mengerjap cepat, tampak terkejut. “Kenapa? Aku mengucapkannya dengan tulus.”

“Tidak setelah kau memanggilku begitu.” Pria itu menegakkan punggungnya dari sandaran kursi, melipat satu tangannya di atas meja seraya memasang raut tidak suka. “Sudah kukatakan padamu untuk berhenti memanggilku begitu!”

Ish! Sembilan tahun itu perbedaan yang sangat jauh! Lagipula, Ahjusshi ‘kan sudah berkepala tiga. Jadi pantas saja jika aku memanggil Ahjusshi dengan Ah-ju-sshi,” gadis itu tampak bersikeras dengan pendapatnya.

Pria itu menghela napas cukup keras, mengangguk sekali sebelum memilih untuk bangkit dari duduk. Ia sedikit membenarkan lipatan jaket berbahan jeans yang senada dengan bawahan yang ia kenakan. Saat ini dia memang tampak lebih casual dibandingkan biasanya. Suatu pertanda bahwa hari ini dirinya memang sedang menjalani waktu santai dari pekerjaannya yang teramat sibuk.

“Aku akan kembali ke kantor.” Tapi karena gadis di hadapannya baru saja menurunkan mood baiknya, sepertinya ia memilih untuk pergi saja dari sini. Well, meski sebenarnya itu hanyalah sebuah gertakan semata.

“Jangan!” Gadis itu ikut berdiri, menahan satu lengan pria itu, memasang wajah memelasnya. “Aku sudah sangat menunggu momen ini, bagaimana bisa kau menghancurkannya dengan kembali ke kantormu? Aku tidak mengizinkanmu pergi saat ini! Tidak boleh!”

Pria itu berjuang untuk tidak menunjukkan rasa tergelitik dengan menarik sudut-sudut bibirnya. Lihat betapa mudahnya sang gadis terpengaruh oleh dirinya. Dengan piawai ia melepas pegangan gadis itu lalu berlanjut bersedekap, menegakkan dagunya yang memiliki garis rahang teramat sempurna, melemparkan tatapan datar andalannya.

“Aku akan pergi denganmu jika—”

Arasseoyo, Oppa!” gadis itu buru-buru menyambar seraya menerjang memeluk lengan pria itu. “Jangan pergi ke kantor dan temani aku jalan-jalan, eo? Aku sudah lama menginginkan ini. Kita selalu bertemu dalam waktu singkat karena kesibukan Oppa padahal aku ingin sekali menghabiskan waktu luang bersama Oppa. Ya?” sang gadis mendongak menatap pria itu dengan tatapan andalannya—tatapan memelas seperti puppy yang tengah bersedih ria. “Temani aku hari ini, Oppa. Ya?” pelasnya sekali lagi.

Berhasil meruntuhkan pertahanan pria itu hingga akhirnya ia tersenyum lebar serta menampakkan gummy smile khasnya. Tangan besarnya yang lain segera melampiaskan kegemasannya dengan mengacak-acak rambut sang gadis tepat di puncak kepala. “Tanpa melakukan itu pun kau sudah menggemaskan, Park Soo Rin. Aku tidak mungkin menolakmu.”

Gadis bernama Park Soo Rin itu mengerucutkan bibirnya. “Biarkan saja. Supaya Hyuk Jae Oppa yang selalu sibuk semakin tidak tega meninggalkanku. Bbuing?” lalu mengeluarkan jurus aegyo-nya yang seketika meledakkan tawa khas pria itu. Gadis itu terkekeh-kekeh melihatnya. Merasa senang karena sudah menghibur pria itu.

Pada akhirnya Hyuk Jae menyerah. Melepas pelukan gadis menggemaskan itu lalu beralih menggenggam tangan yang terasa halus juga lebih kecil dari tangannya, menariknya keluar dari tempat pertemuan yang tidak lain merupakan kafe langganan mereka berdua. Dan tentunya, ajakan tersirat dari Hyuk Jae sudah berhasil membuat Soo Rin semakin antusias mengikuti tarikannya.

“Bagaimana dengan Lotte World?”

Hyuk Jae tidak mampu melepas senyumnya, justru semakin mengembang karena mendengar nada ceria gadis yang digandengnya kini. “Joha!”

Yaaaaaaaayy!! Aku ingin kita menaiki semua wahana yang ada di sana! Ah, bagaimana jika kita bertaruh? Siapa yang menyerah lebih dulu maka dia harus menraktir untuk makan siang nanti!”

Call!”

Jinjja? Ough, akan aku pastikan kau sudah muntah setelah menaiki Gyro Drop, Tuan Lee!”

“Jangan meremehkanku, Nona Park. Aku ahli dalam urusan adrenalin di dalam ketinggian. Kurasa itu adalah kekuranganmu yang sengaja kau lemparkan padaku.”

Ya! Aku juga ahli dalam hal itu!”

Ya? Kau baru saja meneriakiku dengan ‘ya‘? Aigoo, tuan putri yang satu ini benar-benar tidak sopan, hm?”

Ugh… aku tidak sengaja. Maafkan aku, Oppa. Bbuing?

“Dasar!”

Bunyi sirine terus menggema di depan mansion tersebut. Ada beberapa mobil polisi juga ambulan terparkir tidak teratur di sana. Pekarangan yang amat luas itu telah dikurung oleh garis polisi dan hanya dipenuhi orang-orang berseragam polisi pula.

Satu mobil pribadi baru saja datang, memarkir di antara mobil-mobil di sana sebelum akhirnya keluarlah sang pengemudi yang merupakan seorang pria bernama Hyuk Jae. Paras wajahnya yang tegas dengan garis rahang teramat sempurna itu kini tampak mengeras serta dibalut raut ketegangan yang begitu kentara. Ia bahkan nekat menerobos masuk ke perbatasan tanpa khawatir dihentikan oleh para polisi di sana. Justru para polisi menyambutnya dengan bungkukan hormat meski tidak akan digubris olehnya.

Napasnya memburu begitu dirinya berhasil masuk ke dalam mansion itu. Matanya melebar terperangah melihat kondisi mansion itu tampak mengkhawatirkan. Berantakan dengan ceceran cairan merah mengotori lantai marmer di sana. Ada banyak petugas kepolisian, beberapa di antaranya terlihat tengah mengangkat kantung mayat untuk dibawa keluar. Buru-buru dirinya menghampiri seraya menghentikan mereka. Menarik resleting kantung itu demi melihat isinya.

Sejenak ia harus menahan napas karena yang ia dapati adalah sosok asing telah menjadi mayat di mansion ini. Yang membuat otaknya berpikir keras, siapa orang ini?

“Inspektur Lee!”

Atensinya teralihkan akibat panggilan itu. Membiarkan para petugas membawa kembali jasad itu keluar dari sana dan beralih menyambut kedatangan seorang pria yang sangat dikenalnya. Dengan pakaian casual namun rapi, ia merupakan seorang Detektif bernama Choi Si Won, yang sedang menangani kasus ini.

“Bagaimana perkembangannya?”

Pria dengan postur tubuh lebih tinggi dari Hyuk Jae itu tampak menunduk sejenak. Tatapannya menunjukkan bahwa tidak ada kabar baik yang akan ia sampaikan. “Kami menemukan tiga mayat tak dikenal selain tuan rumah ini. Mereka semua bersenjata juga berseragam.”

Mworago?” Hyuk Jae melebarkan mata. Terkejut bukan main.

“Kami belum bisa memastikan identitas mereka. Tetapi besar kemungkinan mereka merupakan anggota suatu kelompok tertentu yang tengah mengincar Keluarga Park. Dan, sepertinya tidak hanya satu kelompok yang berhasil menerobos rumah ini.”

Mendengar laporan dari pria itu, Hyuk Jae langsung teringat sesuatu. “Bagaimana dengan keluarga Park sendiri?”

Pria itu menggeleng lemah. “Tuan dan Nyonya Park ditemukan sudah tidak bernyawa akibat dari luka tembak.”

Hyuk Jae mengusap kasar wajah kalutnya. Ada gemetar samar terpetak di tangan besarnya. Matanya bahkan sudah memerah karena menahan gejolak yang ingin meledak di dalam benaknya. Ia berjuang untuk membuka mulutnya kembali. “Lalu… bagaimana dengan putri mereka?” ada nada ketakutan mengintip di suara beratnya yang berubah serak.

Sungguh, yang ada di pikirannya saat ini bukanlah siapa yang sudah berani membantai rumah ini, melainkan bagaimana kabar gadis itu.

Si Won menghela napas panjang. Dengan berat hati ia berkata, “Park Soo Rin tidak ditemukan di manapun. Dia menghilang. Tanpa jejak. Kurasa mereka berhasil menculiknya.”

Tubuh Hyuk Jae terhuyung. Hampir saja rubuh jika ia tidak menyeret kakinya untuk mundur. Kepalanya mendadak pening hingga telinganya terasa berdengung. Tanpa sadar ia menggeleng karena tidak percaya. Bahkan tanpa memedulikan keberadaan Si Won, ia berlari ke lantai atas, menerobos para petugas yang tengah melakukan investigasi.

Menjeblak salah satu pintu yang sangat dikenalnya. Dan ia harus terengah dengan mata berkeliaran menelanjangi ruangan itu. Batinnya mencelos melihat kondisi ruangan itu tidak ada bedanya dengan kondisi di lantai bawah. Porak-poranda layaknya kapal pecah. Dia benar-benar tidak memiliki ide bagaimana bisa orang-orang sialan itu melakukan semua ini.

Atensinya mendadak tertuju pada benda yang tergeletak di dekat tempat tidur. Hyuk Jae segera memungutnya, sebuah ponsel di mana bagian pinggir layarnya sedikit retak, mungkin akibat dari benturannya dengan lantai ruangan ini. Untungnya masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan hingga layar itu menyala begitu ia tekan tombol power di bagian sisinya. Namun justru melemaskan sekujur tubuhnya hingga ia terduduk di sana. Begitu melihat jepretan sosok dirinya tengah berpose penuh ceria bersama sang gadis yang kini menjadi wallpaper ponsel tersebut.

Menunduk dalam, menyembunyikan wajah tegasnya, menyembunyikan keruntuhannya yang sudah menyeruak menjadi buliran hangat, menetes begitu saja dari pelupuk mata, mendarat di atas dinginnya permukaan lantai.

Dia terlambat.

Sudah terlambat.

&&&

Getaran di balik jas cokelat mudanya berhasil menyadarkannya dari lamunan panjang. Sejenak ia hanya memandang secangkir hot chocolate di hadapan yang baru ia teguk seperempatnya. Dengan malas ia meraih ponsel pintarnya yang memang tengah bergetar menandakan adanya panggilan masuk. Melihat siapa yang sudah mengganggu waktu senggangnya, ia menggeser tanda hijau di layarnya tanpa minat.

Wae?”

Ia terdiam menyimak, lalu menghembuskan napas tanpa suara, memejamkan mata untuk beberapa saat.

Arasseo. Aku akan segera ke sana.”

Barulah ia melepas ponselnya dari telinga, mengakhiri panggilan yang ternyata berasal dari anak buahnya yang meminta pertolongan padanya akan kasus baru. Dan di saat itu juga, ia melihatnya, sosok gadis manis yang telah lama menghiasi halaman utama ponselnya. Memancing gejolak emosinya untuk kembali, menyendukan tatapannya yang biasanya selalu memancarkan ketegasan.

Ini sudah memasuki bulan ketiga. Segala kemampuan ia kerahkan demi mencari keberadaan gadis itu. Tapi, sampai sekarang… sampai detik ini… dia belum juga mendapatkan titik terang akan keberadaan gadis menggemaskan yang sudah menjadi kesayangannya itu.

Dia ingin melihat keadaannya. Melihat rupanya yang selalu ceria dengan raut polosnya. Mendengar suara merdunya yang selalu menggodanya dengan terus saja memanggilnya Ahjusshi, lalu berganti memanggilnya dengan sebutan yang ia idamkan. Merasakan kelembutan tangan halusnya. Dan ingin merasakan bagaimana ia memeluk tubuh yang lebih kecil dibandingkan dirinya.

Dia merindukannya.

Merindukan sosoknya.

Semua yang ada pada dirinya.

“Park Soo Rin…” menyebutkan nama yang entah sejak kapan menjadi nama kesayangannya, menunjukkan dengan jelas bahwa ia membutuhkan keberadaan sang pemilik nama tersebut.

Neo eodiya?

0925-EH

17423795-556-800


tolong jangan hakimi saya! hyaaaaaaaaaa aku tidak tahu kenapa ini muncul ><

aku tau, ini aneh, apalagi tau-tau nongolin Hyuk Ahjusshi buat main di…..maigaaaawd ini cerita apa ya?! gyaaaaaaaaaah! Sepertinya ini efek karena merindukan Ahjusshi kesayanganku itu hwhwhw T^T

oh iya, aku mau sekalian memberi tahu…

bahwa, HPku rusak, karenanya situs komunikasi yang selalu aku pake yang bernama LINE itu untuk sementara tidak aktif. Jadi, bagi siapa saja yang sudah sempat menyapa di sana, mohon maaf aku belum bisa membalas. T/\T

oke, sekian._.

Terima kasih sudah mau mampir! #kabur

Advertisements

Author:

She's addicting K-Pop only and probably knowing many K-Pop songs. Maybe she has many bias in any group whom she knows but her ultimate bias nor group is Super Junior. So yes, she's a girl who loves k-pop and being elf for Super Junior ^^

25 thoughts on “Where is She?

  1. pic dibagian akhirnya aku suka, gegara suka baca ff abang Hyuk di blog sebelah aku tambah gregetan sama si abang ini…abang Lee disini apa hubungannya sama Soo rin, keren dia jd inspektur kkkkkk….di part ini bang Ki bum nggak nongol, kangen aku,,,tambah penasaran sama orang yg ngebantai keluarga Park,,,ditunggu next partnya, see you Siska ❤

    1. yeheeeeeyy yg lagi kangen juga sama unyuk xixixixi :’3 iya maklum ya kak namanya juga postingan asal jadi…..tumben ya ga ada kimkibumnya? #barungeh (?) XD
      hahahahah btw makasih banyak ya kak udah mau bacaa~><

  2. ow ni hyuk pov 🙂
    apakah hyuk pny prasaan khusus ma soorin???
    soorin ny lg dculik ma kim kibum.ha3x
    lnjt2 🙂

  3. Lagi kangen ama si kunyuk ya shizuka-ssi? 😂😂😂
    Si Kunyuk tuh pacarnya Soorin apa gimana dah? Itu btw siapa deh yang ngebunuhin orangtuanya Soorin? Dan kenapa Soorin ada di Rumah Sakit????????
    Kenapa cerita ini bikin kepo???!!!

    1. iyanih huhuhuhu TwT malah begini jadinya, makin gajelas wkwkwk
      mending unyuk dijadiin siapanya soorin? #malahnanya hahahahah x’D ini cerita masih abu-abu banget soalnya hwhwhw

  4. cerita ini bikin penasaran………. apa hubungan hyuk jae sama soo rin? apkah mereka sepasang kekasih? bener 2 bikin penasaran, nanti kalo soo rin sama hyuk jae ada hubungan terus gimana ki bum, siapa yang ngebunuh orang tua soo rin, gimana kibum sam soo rin bisa ketemu? kekeke banyak pertanyaan yang bermunculan di otakku ini 😀

  5. o em jiiii ini apaaaaaaa???!!! 😣😣😣😣
    si unyuk jadi detektif?! ya ampuuun i have no idea at all about dis storiiih (?) 😣😣
    sebelumnya udah baca yang 2 cerita sebelumnya, dan dan ini sebenarnya cerita baru kisukisu kah? atau hyuksuhyuksu(?) /apasii
    heheh siskachiii maafkeun karena aku ga pernah muncul di komentar 😭😭 ini baru menyempatkan diri buat ubek2 blog nya siskachii heheh /sok sibuk plz 😒

    kembali ke cerita 😄
    ini si Soorin sepertinya bakal jadi superb lucky girl lagi yaa, dia dikelilingin sama cogan-cogan iiih atau lebih tepatnya polgan 😁😁😁😭😘
    aku kaget sebenarnya, tumben banget siskachi bikin cerita genre begini 😱😱😱
    tapi keren sih hihiii 😆😆
    yaudah deh, lanjutkaan 😉😍😘😚😗😙

    1. i have no idea about this story too hahahahah mengalir apa adanya aja.. dan aku juga bingung ini mau dijadiin kisukisu atau hyuksuhyuksu #waduh //sebutanbaruceritanya//? #noooo!! ;___;
      it’s ok.. aku mengerti kok~ yg penting aku seneng ternyata Poku masih memperhatikan tulisan absurdku ini :’) terima kasih banyak Poku-nyan~
      btw aku juga heran kok malah bikin genre beginian yg entah tujuannya apa gyahahaha x’D

  6. huaaaaa saya ketinggalan lagi ceritanya , gegara banyak schedule jadi baru sempet baca ini #curhat*hehe*# …
    tapi jujur agak sedikit kecewa, kecewanya karna terlalu pendek, tapi tetep keren ko sya tetap kasih author 4 jempol …
    FIGHTING

    1. wks~ it’s okay.. aku justru meminta maaf karna ceritanya pendek.. soalnya untuk cerita yg ini mungkin bakalan cuma sependek ini hahahahah tapi kalo emang ada kesempatan aku bisa bikin lebih dari ini hehehe jadi, terima kasih yaa atas apresiasi cerita ini hwhwhw ><

  7. Eunhyuk pacar Soo rin kah kelihatannya hyuk ska tu sma Soo rin apa hyuk jdi orang ke 3 anatara hubungan Kibum dan Soo rin nantinya
    duh jgan dong kasihan donge#hadeehhhh
    abang ku gk ada d part ini

  8. unyuk apa hubungannya ama sorin…?

    siapa yg membunuh kluarga peak..?

    terasa aneh ki bum gk nonghol…

    ceritanya bikin penasaran….

    ujung “nya kibum sama sorin gimna..?

    songjin alias song hajin kepo yaa banyak nanya…

    keren tpi kurang panjang,,

  9. wahh ini masih misterius dan semuanya tampak abu-abu dimataku. kasihan sekali Soorin, sebenarnya mereka itu siapa? kenapa membunuh dan menculik Soorin? :O

    uhukkk ada Hyukjae ahjushi dan Siwon oppa ^^
    *duagg
    *dipelototi Eunhyuk XDD
    ini ceritanya makin seruuu XD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s