Posted in Category Fiction, Fiction, KiSoo FF "Harem Lodge", Romance

Harem Lodge – Prologue

Harem-Lodge

[Adaptation] from manga with the same title :: Harem Lodge by Fujisawa Shizuki Sensei.

PROLOGUE

“HAREM… Harem… ugh, di mana rumah bernama Harem?”

Mata gadis itu terus berkeliaran ke sekitar. Saat ini dirinya tengah menelusuri sebuah jalan perumahan yang lengang. Berbekal secarik kertas di tangan kanan yang menerterakan alamat yang hendak ia tuju, menarik koper berukuran sedang di tangan kiri serta satu tas sekolah yang terisi penuh di sebelah bahu kecilnya.

“Oh, ini dia!” gadis itu terhenti tepat di sebuah papan kayu yang terpajang manis di sebelah sebuah pintu gerbang. Ia beralih pada kertas di tangannya, lalu kembali ke papan secara bergilir, memastikan sekali lagi bahwa dirinya sudah menemukan rumah yang dimaksud. “Harem Lodge… kenapa dinamakan seperti itu?”

Sang gadis yang masih kebingungan kini menatap bangunan yang sudah berada di hadapannya. Well, bangunan itu seperti sebuah mansion mini yang—sedikit suram. Yeah, dia tidak salah memilih kata itu sebagai bentuk penilaian akan apa yang dia lihat sekarang. Apa benar bahwa ini bisa disebut dengan penginapan?

179250_image2_1

“Ini lebih pantas disebut dengan rumah… yang aneh…” mengerjap cepat, sang gadis langsung menggelengkan kepala. Dia tidak boleh menilai jelek tempat yang akan menjadi rumah barunya. Sudah bersyukur ayahnya mengirim dirinya kemari dan menitipkannya kepada seseorang yang tinggal di penginapan tersebut.

Mengingat akan ayahnya, sang gadis harus menunduk termenung untuk beberapa saat. Ia menghela napas panjang yang mulai terasa berat. Dua minggu ditinggal oleh ayah kesayangannya sudah cukup membuatnya terguncang. Bahkan ia hampir memilih untuk menyusul sang ayah saja ketimbang menjalani hidupnya yang kini hanya seorang diri. Namun, ia masih ingat akan karma dari Tuhan jika dia memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Bukannya bertemu dengan sang ayah, dia justru akan dijerumuskan ke dalam neraka karena sudah mengingkari kehendak Sang Pencipta.

Yeah, beruntung dirinya dilahirkan dari keluarga yang taat beragama.

Menggelengkan kepala sekali lagi—kini demi menepis aura mendung yang mulai menyelubungi, sang gadis menghembuskan napas cepat dalam sekali hentak. “Tidak boleh larut dalam kesedihan, Park Soo Rin! Appa pasti tidak akan senang jika melihatmu terus seperti ini. Cah, sekarang, ayo cari lelaki bernama Brai—” ia kembali memeriksa kertas tersebut, lalu cemberut, “Ugh, kenapa rekan Appa ini memiliki nama yang sulit sekali untuk dieja? Brai—Bryan… Trevor…”

Melihat ke depan, gadis yang ternyata bernama Park Soo Rin itu menarik napas dalam. Baiklah, sudah saatnya untuk masuk ke dalam dan mencari orang bernama asing tersebut. Sejenak ia merasa aneh karena pintu gerbang ini tidak memiliki semacam bel dan memudahkannya untuk langsung masuk. Kini ia sudah berdiri di depan pintu rumah ini. Melihat tombol bel di sebelah kanan, ia pun menekannya setelah kesekian kali memantapkan diri.

Ting Tong.

“Tunggu sebentar!”

Soo Rin harus tertegun. Mendengar sahutan dari dalam tadi, kenapa nada bicaranya aneh sekali? Terdengar berat namun seperti dilemah lembutkan. Apakah suara itu milik si Bryan Trevor itu?

Tidak mungkin, bukan? Kenapa firasat Soo Rin menjadi tidak enak?

Pintu utama itu akhirnya terbuka. Seketika Soo Rin menahan napas begitu berhasil melihat sosok yang keluar dari balik pintu tersebut, bersamaan dengan sepasang mata beriris kecoklatan jernihnya melebar, dan ia hampir saja tersedak oleh salivanya sendiri.

“Oh, halo! Siapa Anda? Ada yang bisa saya bantu?”

Astaga…

Soo Rin tidak salah melihat, bukan? Pemilik suara berat itu—ternyata orang berpakaian… oh, Soo Rin bahkan tidak yakin itu memang pakaiannya karena Soo Rin benar-benar familiar dengan pakaian model itu. Bukankah itu kostum dari karakter Anna dalam film animasi berjudul Frozen? Orang itu bahkan mengenakan rambut palsu yang benar-benar menyerupai karakter Anna! Oh, jangan lupakan kenyataan bahwa Soo Rin melihat ada yang menonjol di bagian leher orang itu.

Berjakun…

Jadi dia merupakan seorang pria, tetapi mengenakan kostum seperti ini?

Oh, ya ampun…

“MANIAK ANNA?!”

Park Soo Rin harus membekap mulutnya begitu menyadari apa yang baru saja ia ucapkan. Tatkala ia juga melihat bagaimana reaksi orang di hadapannya yang sudah berubah haluan. Dari ramah berubah seram.

“A-apa kau bilang? YA! APA-APAAN KAU INI?!”

U-ups…” Soo Rin meringis di balik tangannya. “Niatku ingin mengucapkannya di dalam hati, tetapi kenapa justru orang ini bisa mendengarnya?”

“Kau ini perempuan tetapi ucapanmu kasar sekali!! Siapa kau sebenarnya, huh? Ada urusan apa datang kemari?!” orang itu sudah memusnahkan keramahannya. Menguarkan raut sebalnya seraya bersedekap.

Well, kau sudah membuat orang yang baru kau temui tidak bersahabat hanya karena kebiasaanmu yang selalu bicara kelepasan.

Euh… geu-geuge… j-jeo… (i-itu… s-saya…)”

“Apa? Bicara yang benar!”

Soo Rin tidak bisa bicara dengan benar karena orang di hadapannya sudah terlanjur sinis terhadap dirinya. Dalam batinnya Soo Rin terus saja merutuki kesalahannya itu. “A-apa Anda Bryan Trevor?”

Orang itu mengangkat sebelah alis seraya mengernyit. “Bryan—apa? Ya, apa kau sedang belajar mengeja Bahasa Inggris, huh? Aku tidak menerima itu! Lagipula siapa itu Bryan? Tidak ada orang bernama Bryan Bryan itu! Namaku Hee Chul, Kim Hee Chul, pemilik sekaligus penanggung jawab penginapan ini!”

“O-oh, begitu…” dalam hati Soo Rin berseru lega bahwa ternyata orang yang dia cari bukanlah makhluk berkostum Anna itu.

Tapi jika di tempat ini tidak ada orang bernama Bryan Trevor, apakah itu berarti Soo Rin sudah salah alamat? Tapi, dia sudah meneliti dengan amat cermat dan berkali-kali memastikan bahwa ia sudah datang di tempat yang sesuai. Atau jangan-jangan, lelaki bernama Bryan Trevor itu sudah tidak tinggal di sini lagi?

“Tunggu dulu! Kau bilang Bryan?” tiba-tiba Kim Hee Chul bersuara lagi. Ekspresi wajahnya yang dipoles eyeshadow berwarna merah muda lembut itu menunjukkan bahwa ia seperti mengingat sesuatu.

Heol, pria itu benar-benar bersolek menyerupai Anna…

N-ne…

Hee Chul berpikir sejenak sebelum akhirnya bereaksi lain, “Bryan Kim?!”

“Eh?” Soo Rin memeriksa kembali kertas di tangannya, matanya melebar sebelum beralih, “Ya, Bryan Trevor Kim.”

Maldo andwae! Bryan Kim?” Hee Chul tampak terheran-heran sekaligus terkejut. “Itu kan—”

Suaranya tertelan begitu datang seseorang dari balik tubuhnya, keluar dari dalam penginapan itu yang seketika mengejutkan Soo Rin lagi.

Untuk kali ini, Soo Rin melihat seorang pria lain muncul. Dengan pakaian yang menurutnya terlalu aneh, bagian atas dibalut kemeja putih berpadu jas hitam, bawahan celana bahan berwarna hitam pula. Dan tidak lupa, rambut yang ditata rapi namun dengan gaya yang justru mendukung wajahnya yang terhalau kacamata hitam.

Oh, astaga… bahkan di tempat ini ada orang berprofesi…

“G-GANGSTER?!”

Sekali lagi, Soo Rin harus membekap mulutnya lagi karena sudah lepas bicara. Apalagi dia melihat orang itu seketika mematung di tempatnya berdiri setelah mendapat sapaannya.

“Kau… sedang mencari masalah di sini, ya?” Hee Chul yang lebih dulu bereaksi. Wajah menawannya yang dipoles hingga cantik itu semakin menguarkan ekspresi tidak sukanya.

Ugh… a-aku tidak bermaksud… Aku hanya ingin mengucapkannya di dalam hati tapi—” Soo Rin terpaksa menelan suaranya begitu orang itu melangkah mendekat. Otomatis dirinya menyeret kaki-kakinya mundur demi menghindar.

Ya, ampun, mau apa orang menyeramkan ini?!

“Selamat datang.”

Mata Soo Rin mengerjap beberapa kali melihat orang berpakaian serba hitam itu membungkuk penuh hormat padanya. Soo Rin justru terheran-heran, untuk apa orang itu memberikan penghormatan yang teramat formal seperti itu?

Oh, Soo Rin baru ingat. Bukankah ia pernah melihat di drama-drama bahwa Gengster selalu membungkuk 90° pada orang yang diseganinya?

J-jadi dia benar-benar seorang Gangster?!

Ya, jangan menunjukkan wajah mengerikan seperti itu!” tiba-tiba Hee Chul menegur lagi. Ia melangkah mendekat, menarik orang aneh itu ke sebelahnya. “Dia memang seperti itu. Dan dia hanyalah seorang mahasiswa yang menyukai gaya seperti ini. Tapi Kim Jong Woon termasuk mahasiswa teladan. Jadi jangan berpikiran yang aneh-aneh!”

“O-oh…” jadinya namanya Kim Jong Woon. Soo Rin melanjutkannya di dalam hati, bersamaan dengan dirinya yang mendesah lega bahwa orang yang lebih mirip dengan anggota gangster itu bukanlah Bryan Trevor yang dia cari.

Mwoya, ada ribut-ribut apa ini?”

Datang satu lagi orang dari dalam rumah itu. Kini Soo Rin benar-benar terpana melihat wujud yang begitu menarik perhatiannya hampir sepenuhnya. Dengan gayanya yang begitu memikat, sangat mampu membuat siapa saja tidak mengalihkan pandangannya begitu berhasil mendapatkan sosoknya.

“Cantik sekali…”

Orang itu terdiam, tatapannya berangsur berubah yang langsung dirasakan oleh Soo Rin.

K-kenapa dia menatapku seperti itu? Apa aku salah bicara? Aku ‘kan memujinya.

“Cantik, ya…” orang itu menarik sudut-sudut bibirnya, tersenyum—yang justru terlihat mengerikan. Yang seketika membuat Soo Rin merinding.

“Dia memang terlihat seperti itu, tapi sebenarnya dia seorang pria!” Hee Chul tertawa anggun meski ekspresi masamnya masih kentara.

“A-apa?!” Soo Rin hampir saja terjungkal mendengarnya.

Dia seorang pria? Yang benar saja?! Oh, benar juga. Soo Rin tidak memerhatikan bahwa orang itu memiliki jakun dan bersuara… cukup berat. Tapi bagaimana bisa ada makhluk bernama pria yang memiliki paras hingga mengalahkan kecantikan perempuan?!

“Ah, sudahlah. Memang sudah banyak yang menganggapku begitu. Apa boleh buat?” pria itu berubah menjadi sangat manis dengan senyumannya. Ia membuka langkah mendekati gadis yang tampak salah tingkah itu. “Perkenalkan, aku Lee Sung Jong. Salah satu penghuni Harem Lodge ini.”

Segera saja Soo Rin membungkuk demi menyambut perkenalan pria itu. “A-aku Park Soo Rin. Maafkan aku karena sudah lancang padamu.”

Pria bernama Sung Jong itu mengangguk-angguk, matanya yang begitu memikat tampak tengah meneliti sosok di hadapannya dari atas hingga bawah sebelum kemudian kembali melebarkan senyumnya. “Yah, dibandingkan dengan dirimu, aku memang berkali-kali lipat lebih cantik. Benar, bukan?”

Soo Rin menelan saliva, hampir saja dirinya tersedak melihat wajah itu teramat manis namun teramat menusuknya melalui kata-kata. Dia seperti iblis berbulu kucing!

“Ya, ya, ya. Kau memang cantik tetapi tetap saja kau tidak tahu urusan wanita!” Hee Chul bersedekap angkuh, mengangkat dagunya penuh berani yang justru direspon oleh kekehan dari Sung Jong.

“Apa kau marah karena ternyata aku lebih cantik?” balas Sung Jong tanpa rasa ragu maupun takut.

Sedangkan Soo Rin mulai merasa tidak nyaman dengan kondisi sekarang ini. Sebenarnya dia sudah merasa tidak nyaman semenjak melihat sosok bernama Kim Hee Chul yang bahkan ia ragu bagaimana status orang itu.

Belum lagi pria bernama Kim Jong Woon yang lebih mirip anggota gangster dibandingkan mahasiswa teladan. Sudah tidak bersuara sejak mengucapkan selamat datang padanya, memilih untuk menjadi invisible man yang menyeramkan pula. Karena Soo Rin merasa terus saja diperhatikan oleh lelaki berkacamata hitam itu.

Kemudian, pria yang sedikit normal namun berparas layaknya wanita tercantik di Korea Selatan… tetapi sepertinya berkepribadian ganda seperti yang baru saja ia tunjukkan pada Soo Rin.

Jika saja tempat ini dihuni oleh orang-orang semacam ini…

Seperti apa wujud seorang Bryan Trevor Kim yang akan menjadi pengganti mendiang ayah dan tempat bergantung Soo Rin?

Jangan-jangan… dia lebih aneh dibandingkan orang-orang ini!

Tidak! Soo Rin tidak mau diasuh oleh orang aneh itu! Lebih baik Soo Rin pergi dari sini dan mencari tempat tinggal lain, memanfaatkan uang tabungan sang ayah lalu mencari pekerjaan sebagai penopang hidupnya. Bukankah dia sudah 18 tahun? Dia sudah bisa mencari pekerjaan selain kerja part time. Benar, lebih baik begitu. Asalkan tidak bertemu dengan orang yang sudah ayahnya pesankan untuknya!

“M-maaf, sepertinya aku sudah salah tempat dan mengganggu ketenangan kalian. A-aku pergi!” ya, Soo Rin akan pergi dari sini. Ia membungkuk dalam-dalam sebelum kembali menjinjing kopernya tanpa berpikir untuk menggeretnya lalu berbalik badan.

Namun begitu ia berbalik, matanya menangkap seseorang membuka gerbang rumah ini dan masuk ke dalam. Soo Rin hampir menjatuhkan kopernya jika saja akal sehatnya sudah tidak bekerja dengan baik. Ia mengerjap berkali-kali demi memastikan bahwa apa yang dia lihat memang bukan khayalan atau delusi.

Kenapa ada pria tampan masuk kemari?

Siapa dia? Oh, dia bahkan sedang melihatku sekarang! Baiklah, Park Soo Rin, bernapaslah yang benar. Mungkin dia hanya orang lewat yang hendak mampir kemari.

“Oh, Ki Bum-ah! Dari mana saja kau? Kenapa baru pulang?”

Eh?

Pulang?

Pria tampan itu tinggal di sini juga?!

“Mencari udara segar,” dan pria itu menjawab dengan suara tak berintonasi. Matanya tidak beralih sejak mendapatkan gadis asing di hadapannya. Keningnya sedikit mengerut menunjukkan adanya kebingungan di dalam dirinya. “Siapa dia?”

“Ah! Sepertinya dia tamumu!”

“Eh?” Soo Rin justru mengerjap kaget. Dia tamu pria itu? Tapi, bukankah dia bernama Ki Bum? Soo Rin berani bersumpah bahwa dirinya sempat mendengar orang bernama Kim Hee Chul itu memanggil pria di hadapannya begitu!

“Tamuku?”

Eo. Dia mencari orang bernama Bryan—entah apa itu. Aku masih ingat bahwa kau memperkenalkan diri sebagai Bryan Kim ketika pertama kali datang kemari. Jadi kupikir dia mencarimu.”

Soo Rin melihat pria itu tampak terkejut meski hanya sesaat. Ia menelan saliva sekali lagi begitu pria itu merangsek maju mendekatinya. Soo Rin harus menyeret kakinya untuk mundur, mulai gugup karena pria itu berdiri menjulang dalam jarak satu langkah darinya. Oh, Soo Rin tidak menyangka bahwa pria berparas menawan dengan garis rahang yang amat tegas itu juga memiliki postur tubuh yang berhasil membuatnya seperti gadis cilik di hadapannya.

Bernapaslah, Park Soo Rin. Bernapas!

“Kau—putri dari Park Jung Soo?”

Sontak saja Soo Rin mendongak, matanya mengerjap cepat lalu melebar, menyorot penuh pria itu tanpa berpikir panjang. Karena dirinya sudah terlanjur terkejut mendengar pertanyaan yang terlontar untuknya.

“I-iya, benar! Kau tahu mendiang ayahku?” Soo Rin melihat pria itu mengerjap kaget lagi setelah dirinya selesai bertanya.

“Mendiang?”

Kenapa pria bernama Ki Bum itu tampak terkejut mendengar soal ayah Soo Rin?

“I-iya. Ayahku sudah meninggal dua minggu lalu ketika sedang dinas di California. Beliau mengalami kecelakaan mobil di sana—”

“Di mana dia dimakamkan?”

“Eh?” Soo Rin harus tertegun sesaat, sedikit aneh karena Ki Bum justru menanyakan informasi lebih lanjut mengenai ayahnya. “Di sini. Ayahku langsung dipulangkan kemari dan melaksanakan upacara penghormatan terakhir di sini.”

Ki Bum terdiam. Soo Rin juga terdiam. Mereka yang menyaksikan percakapan itu justru kebingungan dan terheran-heran. Sepertinya Ki Bum mengenal gadis itu. Atau lebih tepatnya, ayah dari gadis itu. Dan mereka yakin bahwa pria itu sedang termenung saat ini.

“Jadi, kau benar mengenal ayahku, ya?” Soo Rin mencoba membuka percakapan kembali. Ia menggaruk sebelah pipinya karena bingung harus bagaimana. “Y-yah… sebelum meninggal ayahku memang pernah berkata bahwa aku harus mencari kenalannya jika beliau sudah tidak mampu merawatku lagi. Dan aku harus mencari orang bernama Bryan Trevor. Aku tidak tahu kenapa ayahku menyuruhku mencari orang itu. Ahahaha…”

“Jadi, kau memang Park Soo Rin?”

Soo Rin menghentikan tawa hambarnya. “Euh, iya. Aku Park Soo Rin…”

Tanpa berkata lagi, Ki Bum mengikis jarak satu langkah yang tersisa di antara mereka, mengambil koper milik Soo Rin begitu saja, dan… tanpa meminta izin meraih sebelah tangan Soo Rin, mengajaknya dalam bentuk tindakan untuk kembali menghadapi tiga makhluk absurd itu. Mengejutkannya, Soo Rin justru digeret masuk ke dalam penginapan itu!

Jeo—jeogiyo! A-aku harus masuk? Kenapa aku harus masuk?” Soo Rin mulai kelabakan, ditambah pria itu justru tidak menggubrisnya. “Y-ya!

Ya, ya, ya, Kim Ki Bum! Ya! Mau dibawa ke mana gadis itu?!” Hee Chul yang tidak terima dengan perlakuan Ki Bum, ikut masuk yang diekori oleh Jong Woon juga Sung Jong. Mereka sama-sama penasaran akan apa yang hendak dilakukan oleh pria bermarga Kim itu.

Barulah Ki Bum menghentikan aksi anehnya. Ia menoleh menatap gadis yang tengah kebingungan, lalu memandang ketiga orang di belakangnya dengan tatapan datar. Sungguh tidak terbaca, apa yang sebenarnya sedang ia rencanakan.

“Aku tahu bahwa dia adalah tamumu. Tapi aku tidak mengizinkanmu untuk asal membawa tamu ke dalam penginapanku!” Hee Chul menuding gadis yang berdiri kaku dengan sebelah tangan digenggam oleh orang yang sedang ia ajak bicara.

“Dia bukan sembarang tamu.”

Mwo?”

“Dia akan tinggal di sini. Mulai hari ini.”

Hee Chul mendengus tidak percaya. “Dengar, Kim Ki Bum, kau tidak bisa seenaknya memutuskan dia boleh tinggal di sini atau tidak. Aku pemilik penginapan ini dan aku lebih berhak memutuskan!”

“Aku juga berhak untuk memertahankannya.”

Soo Rin menatap tidak mengerti pria di sebelahnya kini. Kenapa Ki Bum terlihat tengah membelanya dan bersikukuh menahannya untuk tidak pergi? Soo Rin sedang tidak terlalu percaya diri, bukan? Karena dia juga merasakan, bagaimana pria ini justru mengeratkan genggaman di tangannya.

Ugh…

Tidak, tidak, tidak! Soo Rin tidak mungkin terpengaruh dengan sentuhan yang diberikan pria tak dikenal ini. Soo Rin tidak mungkin menganggap bahwa genggaman ini memiliki arti lain. Dan Soo Rin tidak mungkin merasakan wajahnya mulai terasa hangat, bukan?!

“Atas dasar apa kau memiliki hak untuk membiarkannya tetap di sini bahkan tinggal di sini, huh?!” Hee Chul mengangkat dagunya kembali, tampak menantang pria yang kini tengah ia tuding.

Ki Bum menoleh, memeriksa gadis yang ternyata tengah menunduk entah melihat apa. Dan ia harus menahan diri untuk tidak menunjukkan raut terpananya karena melihat bagaimana wajah gadis itu tengah menunjukkan rona kemerahan di kedua pipinya… yang justru membuatnya merasakan hal aneh di dalam dirinya.

Dan Soo Rin harus dikejutkan kembali oleh perilaku seorang Kim Ki Bum. Kala pria itu kini menelusupkan jari-jari besarnya pada jari-jemarinya, bertaut dengan rapatnya hingga Soo Rin merasakan gelenyar aneh akibat pergesekan kulit mereka yang entah mengapa begitu asing. Oh, tidak, Soo Rin tidak mungkin merasakan batinnya tengah berdesir tidak wajar, bukan?!

Tapi, belum selesai Soo Rin meredakan perasaan anehnya, ia justru kembali diserang oleh perkataan pria itu yang lebih mirip dengan pengumuman, karena dengan lugasnya Kim Ki Bum berkata kepada ketiga makhluk itu—terutama Kim Hee Chul.

Bahwa…

Dia adalah calon istriku.

.

.

.

.

.

HEEEEEEEEEEEEEEEE??!!!!

.

.


“HAREM LODGE”


 

Genre :: Comedy-Romance || Rated :: PG-15 || Length :: Mini Chaptered

Casts

Kim Ki Bum
Kim Ki Bum
Park Soo Rin
Park Soo Rin
Kim Hee Chul
Kim Hee Chul
Kim Jong Woon
Kim Jong Woon
Lee Sung Jong
Lee Sung Jong

.

CONTINUE?


Haaaaaaaaii~~^^

Seperti yang pernah aku bicarakan di medsos bahwa aku ingin membuat ff adaptasi dari sebuah manga (lagi), taraaaaaa~ ini dia ff-nya!! heheheheh ><

Entah kenapa aku lagi gemes sama manga itu, jadi pengen ku-remake ke versi kisukisu hwhw dan jadilah begini~ Untuk Kim Hee Chul, aku minta maaf karena sudah menistakanmu TwT tadinya aku mau ngikutin yg di manga, mau bikin Hee-nim jadi cewe jadi-jadian HAHAHAH tapi akhirnya aku ubah jadi maniak Anna aja.. itu lebih mending dibandingkan kayak di manga

Dan, iya, rencananya mau aku bikin chaptered tapi mini, jadi palingan ga sampe 5 chapter juga udah selesai. Karena manga-nya cuma ada 2 volume, rencananya aku mau remake volume pertama aja hehehehe ^^

Jadi, yah, semoga mood-ku dalam membuat yang satu ini tidak sirna saja~

Sampai jumpa di tulisanku berikutnya dan terima kasih sudah mau mampir! XD

Advertisements

Author:

She's addicting K-Pop only and probably knowing many K-Pop songs. Maybe she has many bias in any group whom she knows but her ultimate bias nor group is Super Junior. So yes, she's a girl who loves k-pop and being elf for Super Junior ^^

46 thoughts on “Harem Lodge – Prologue

  1. omaygoshhh kusuka ka lo cerita banyak cast pendukung begini palagi ada dek sungjong muah muah hihi
    wah karakter soorin disini lebih berani ya kayaknya apakah dia bakal berani ngebentak2 kibum? ><

    tpi athornim yg kata 'gengster' itu bukannya lebih tepat ejaanya 'gangster' ya?? /mikir/ ✌

    1. ehiya yaampun…aku typo xD padahal di otak ‘gangster’ tapi malah nulisnya ‘gengster’ yawlaaa ndeso banget hahahahah ;w;
      well, kita lihat saja apa yg akan terjadi nanti #loh hihihih ><

  2. Si Chullie kelamaan jadi jones ye makanya dia berpenampilan kayak begitu? Ngenes amat sih chul wkwkwkw😂😂😂

    Bapaknya Dangkoma tumben nongol lagi disini. Setelah sekian lama aku menunggu🎤 *apasih*

    Btw awalnya aku kira ini sequelnya My Game wkwkwk. Ternyata bukan.. 😂😂

    Si Kibum gila ya. Main nyeret-nyeret anak orang dan bilanh dia calon bini gue. Kasian kan Soorin jadi kaget wkwkwk.. Alhamdulillah gak kena serangan jantung😱😒

    1. wkwk selera dia terlalu tinggi, dan dianya sendiri juga terlalu cantik jadi banyak cewe yg udah minder duluan #loh XD
      berkat bantuan voting jadi syukurlah bapak ddangkoma ikutan lagi deh hihihihi
      btw aku malah hampir melupakan My Game wkwk diingetin sih jadi berasa kudu dilanjut kan #ehh :’3
      kimkibum mah gitu orangnyaaa~~ untung soorin demen #apa-_- bahahah

      1. Than menciptakan dia untuk menyaingi para wanita yang sebenernya mau jadi pacarnya.. Sedih yak wkwkwk..

        Alhamdulillah kalo jadi inget wkwkwk seriusan kepo tau saya ama cerita my game wkwkw

  3. trmsk slah 1 manga fav q ni XD
    dah lma bgt aq bca ny…
    jd brasa nostalgia…he3x
    keren kok…
    g bsa byangin heechul jd wanita jdi2an.he3x
    lnjt… 🙂

    1. kyaaaaaaaaaaa ada yg baca manga itu juga ternyataaaaa ;w; iya itu manga udah lama banget hahahah dan emang lagi nostalgia banget.. gegara udh lama ga beli manga jadi baca yg lama2 #curcol hihihi
      that’s why aku gamau bikin Heenim jadi begitu XD

      1. manga2 lma emang crta ny keren2…
        jd pgn bca ulang smua manga lma…he3x
        akhr2 ni mlai bli manga2 lg…soalny sering da promo buy 3 get 1…he3x
        smangat trus ya…
        lnjut kan… 🙂

      2. makanyaaa~ aku malah udh ga update manga2 sekarang, Detective Conan yang sering aku ikutin dulu aja udah ga aku update lagi hwhwhw
        oke~ makasih yaa >__<

  4. wkwkwk heecul cwe bngt kkk
    comedy nya kurang kocak,,,,tapi cukup lah untuk cekikikan kaya orang gila mh kkk
    apa lagi pas bagian sorin,,itu aku kira sorin latah kkkk

    lucunya pas bagian sorinn,,,kkkk

    1. eheu~ aku memang masih belajar buat genre comedy.. aku sendiri ga yakin itu bisa disebut comedy hwhwh
      tapi makasih banyak ya buat koreksinya~ huwaaaaaahh >/\<

  5. Wow menarik ni cerita. Apa ki bum dan ayah soo rin memiliki perjanjian hingga ki bum langsung bilang kalo soo rin calon istrinya?

  6. Apaa inii? Prologue nya udah bikin heboh bin penasaran. Seneng banget Sungjong muncul hehe, biasanya kan Myungsoo yang muncul wkwk. Lanjutkan Author. Semangat.

  7. Hadeehhhh Kibum langsung aja mengklim Soo rin calon istrinya,apa hubungan Kibum sma ayah Soo rin?

    Hihihi…karakter Heechul emang cocok itu apa lgi gaya angkuhnya hihihi…bnar2 ratu iblis bgt#plak
    dan apa syukur aja Heechul gk ngamuk d bilang kalah cantik

    apa kabarnya Soo rin langsung merasa hangat dgn sentuhan tangan Kibum itu bru sentuhan tangan gimana#katttttttt

    1. memang ada sesuatu kak hihihihi lihat saja nanti~ xD
      mungkin untuk ke depannya aku bakalan lebih nistain Heenim #duaagh
      jangan dilanjut jangaaaaaannn >//////< #loh

  8. Seruuuuuuuuu…. Ini harus dilanjut thorr💕💕 soorinnya lucuuuuu, kibumnya juga.. Baru prolog padahal, tpi udh bikin heboh pisan.. Gimana klo udh ceritanya :bbbbb
    Da bestt!

  9. Kenapa Heechul Oppa selalu cocok kalo dinistakan jadi sosok lemah gemulai kaya cewek dan ini yaampun versi Anna :v , Eon kenapa gak Cho Kyu gitu yang jadi mahasiswa mirip gangster diakan punya muka babyface tapi Kriminal hihi
    Karakter Soo Rin nya nambah jadi tukang ceplas ceplos aaaah suka banget Eon Daebakk mana banyak pemain lagi Sung Jong siapa itu cakep juga 😀

    1. habisnya….habisnya…..heechul cantik sih XD hahahah dan Kyuhyun itu lebih cocok ke evil ketimbang absurd wks
      Sungjong itu member bb Infinite hihihihi >,<

  10. pfft .. baru prolog aja sudah seseru ini gimana dengan lanjutannya nanti XD

    Soorin mulutnya ceplas ceplos ya, aku ngakak jadinya. kalau soal Heenim sama Sungjong sih aku ga heran, lah Jongwoon? ga bakal ada yg percaya kalau dia murid teladan dengan gaya macam tuh 😂 serius dah semua bakal ngira dia preman atau gangster ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ

    Soorin, yg sabar ya tinggal dengan pria-pria aneh nan ajaib. ah jadi penasaran sama lanjutannya dan manga-nya nih XD

    1. sebuah pembelajaran untuk tidak menilai orang hanya dari penampilan luar (?) hihihihi XD
      prolog yg aneh sebenernya, tapi semoga saja ke depannya lebih aneh lagi #loh ><

  11. eh, serius loh! aku hampir ketipu 😀 awalnya aku ngira yg dandan jadi anna itu si kibum(?) wkwkwk gk kebayang *ngakak guling²* dan setelah soorin bilang “MANIAK ANNA!!” langsung dehh inget heechul 😀

    bayangin gimana nanti nasib soorin harus tinggal sama orang² macam mereka /.\

  12. baru prologue aja udah seruuu, bikin penasaran. Apalagi banyak cast pendukungnya.

    Kok aku malah suka ya kalo Heenim dinistain jadi sosok perempuan kyak gitu ^^

    Soorin jg ceplas-ceplos bgt disini, gk kyak biasanya.
    Soorin harus banyak-banyak sabar nih tinggal serumah dgn pria-pria ajaib.

    Lanjutkan Author. Semangat nulisnya. ^^

    1. nahloh? yah, emang cocok sih..dia cantik sih #uhuk apalah dayaku yg tidak secantik dirinya :’3
      Soorin mungkin lebih cocok latah/? wkwkwk xD
      makasih banyak yaa udah mau baca ;w;

  13. Beautifulboy nya kamu kontrak membernya infinite yah, Yesung oppa tampilannya seperti gangster…
    Soo rin disini blak2an gak bisa ngerem ucapannya…Ki bum tetep jd coolman tetep…awal cerita yg menyegarkan dan mengesankan dengan tingkah para tokoh nya…di part awal aja sudah dibuat gugup aja tuh Soo rin plus kaget sama ucapan terakhir bang Ki bum kkkk…penasaran sama lanjutannya, ditunggu selalu Siska… see you next part, maaf kalo komennya absurd jg hehehe…
    Boleh tanya, kamu baca manga. Beli atau punya situs khusus buat bacanya?

    1. iya kak, dia biasku di Infinite loh~ #gananya heheheh dan yah….mereka itulah yg berhasil aku kontrak buat main di cerita absurd ini XD ngga absurd sih, kalo manga-nya mah bagus, kalo aku yg tulis ya begini jadinya hwhwhw
      btw makasih banyak ya kaaaakk buat dukungannyaa~ T^T gapapa aku suka kok yg penting kakak selalu nongol #ehh hihihihi makasih banyaaaak sekali lagi T/\T
      oh, dulu sih aku suka beli manga kak, tapi suka baca online juga sih hehehe kalo baca online dulu aku sering buka animea.net sama mangapark.me sampe sekarang sih kalo lagi pengen baca heheheh 😀

      1. Manganya sub indo?
        #MaafKepo soalnya aku juga suka baca manga 😜😜😜
        Kalo beli, mahal sekarang mah harganya 😀

      2. euh…sayangnya itu bahasa inggris kak.. aku malah kurang tau web manga yg pake bahasa indonesia ;/\;
        iya, sekarang di gramed udah 20rb kalo ga salah.. terakhir aku beli masih 15rb-an ><

  14. “ Dia adalah calon istriku.“
    ya ampun miapaaaaa(?) kimkibum pasti keren sangaaat pas bilang gituuuu 😣😣😣
    wehey akhirnya ffnya menetas(?) juga hihiii..
    disini karakter soorin lebih jujur(?) ya /eheh
    semoga bisa /dikit2/ merepotkan kimkibum wkwkwkwk 😂😂😂
    semangat nulisnya yaa siskachii, btw soorin imut2 di perkenalan chara nya hihihiiiii 🍼🍼🍼👯👯♥♥♥

    1. miapaaaa? miayaaaamm~ #duaagh XD duhh keren apanya Poku? ngagetin sih lebih tepatnya bahahaha TwT
      dan iya, soorin lebih jujur alias latah #apa-_- ngga deh, emang terlalu jujur.. euh….dia mah dari dulu selalu ngerepotin kimkibum sampe bikin gemes kibum trus pengen ‘makan’ soorin #whuuutt >/////< hahahahah
      maaciw banyak Poku-nyaaaaann~ TwT

  15. hahaha ngakak pas bacanya apalagi pas soorin teriak anna maniak. orang2 yang tinggal di rumah itu kelakuannya aneh2 kecuali kibum pastinya, soorin sampek terpana ngliat wajah tampannya kibum. apalagi pas bilang soo rin itu calon istrinya apa gk jantungan semua tuh serumah kekeke.

  16. Halo, aku reader baru, dri kmrn2 mau coment, tpi jaringan selalu tidak mendukung…
    Aku suka dengan karya-karyamu, simple, tpi manis, beda dgn fanfict2 lain…
    Salam kenal….

    1. halooo^^ terima kasih sudah bersedia menjadi pembaca di sini~ dan terima kasih sudah bersedia memberikan masukan ;///;
      salam kenal juga~ semoga betah yaa >/\< hihi

  17. more than morning kiss… hi3x
    pkiran q mengarah ke charger XD
    mkin ngefans ma ni couple.he3x
    dtnggu crta lain ny 🙂
    smangat

  18. Wah ada jong woon di sink kkkkk.
    Di sink soo rin agak lebih berani ya Thor, awalnya Ku kirra ki bum itu udah tua di cerita ini, eh tapi masih muda deh hehehe
    Can’t wait to read the next chapter hehehe

  19. Yaampun thorr.
    Liat judulnya ad “Harem” lsg mikir aneh2 dah😂😂
    tnyt haremnya beda ma bygan saya😂😂. Haremnya antik. Di imajinasi saya haremnya yg ky anime2 yg *ehm* gt😂
    tp keren nihh. Manga baru/lama ya ? Kl d toko buku msh ad ngga ya😟😟

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s