Posted in Category Fiction, Ficlet, Fluff, Teen

[HenHee] Before Dating

Henlli!

Genre :: Fluff

Rated :: Teen

Length :: Ficlet

||HenHee’Special||

Happy Reading! ^^

ㅡㅡ

SAE HEE tampak mengetuk-ketuk sepatunya pada lantai marmer yang dipijakinya. Wajah cantiknya tertekuk masam mendapati apa yang ditunggunya tidak juga datang. Entah sudah yang keberapa kali dia memeriksa ponselnya hanya demi melihat pukul berapa saat ini.

Oh, ya ampun! Dia sudah berdiri di tengah-tengah mall seperti ini tiga puluh menit lamanya!

“Ke mana sih bocah itu?” gerutunya yang—sudah kesekian kalinya keluar dari bibir yang dipoles lip balm berwarna peach itu.

Ya, dia tampak cantik hari ini. Lebih cantik dari biasanya. Seharusnya dia merasa senang dengan penampilannya saat ini mengingat dirinya hendak berkencan dengan kekasih tersayangnya itu. Hanya saja sepertinya kesenangannya harus tertunda atau bahkan sudah menghilang berkat pria itu tidak kunjung datang sesuai dengan jadwal perjanjian mereka.

Hei, tiga puluh menit itu sudah tergolong lama. Dan Sae Hee sangat tidak suka dengan yang namanya menunggu seperti yang dia lakukan saat ini!

Bodohnya, Sae Hee tidak mau menelepon demi menanyakan keberadaan pria itu. Ugh, di saat seperti ini dia masih saja mempertahankan gengsinya yang tidak pernah menghilang.

Enak saja. Dia pasti akan meremehkanku dengan menganggapku gadis manja yang selalu merengek meminta dirinya untuk segera datang!

Begitulah yang dipikirkan oleh Sae Hee.

“Lihat saja nanti, Wajah Bakpao. Aku akan membuat wajahmu semakin mirip dengan bakpao karena sudah berani membuatku seperti orang hilang di tengah-tengah keramaian begini!”

Drrt… drrrtt…

Ponsel di genggamannya bergetar menandakan adanya panggilan masuk. Sae Hee yang sudah memeriksa layar sentuh tersebut segera menempelkannya ke depan telinga setelah menyentuh tanda answer pada layarnya itu.

YA, MOCHI! WHERE ARE YOU NOW, HUH?!

Percayalah bahwa pekikan nyaring Sae Hee berhasil menarik perhatian para pengunjung mall yang ada di sekitarnya saat ini.

“Oh, astaga… aku tidak habis pikir denganmu yang gemar sekali menyambut panggilanku dengan teriakan seperti itu!”

“Kau masih saja memikirkan hal itu di saat kau sendiri sedang membuatku menunggu seperti ini?!” Sae Hee tersungut-sungut dan semakin menjadi-jadi karena mendengar kekehan penuh mengejek di seberang sana. Ugh, pria itu sangat menyebalkan!

“Kau di mana, Sayang?”

Sae Hee memutar bola matanya. Merasa sedikit tergelitik dengan panggilan yang tercetuskan di seberang teleponnya. “Ough, rasanya aku ingin muntah saat ini juga…” gumamnya pedas.

Ish! Kau ini tidak ada manis-manisnya sama sekali!”

“Apa peduliku?!”

“Ya, ya, ya, terserah. Sekarang beri tahu aku di mana kau saat ini.”

“Oh, astaga, apa kau lupa tempat yang sudah kita janjikan untuk bertemu, Henry Lau?!”

Pria bernama Henry Lau itu kembali tertawa di seberang telepon sana. Membuat Sae Hee semakin keki saja.

“Kukira kau sudah berganti tempat karena saking lamanya menungguku. Hihi!”

“Sayangnya aku terlalu baik untuk membiarkan diriku seperti anak hilang di tengah-tengah keramaian seperti ini hanya demi menunggu pria berwajah bakpao sepertimu!”

“Oh, begitu? Waah, aku tidak menyangka sudah membuang waktu cukup lama karena terlalu asyik melihat gadis amat cantik di hadapanku saat ini.”

“APA?!” Sae Hee melotot lebar.

“Gadis cantik. Dia sungguh menarik perhatianku hingga aku lupa untuk segera menemuimu saat ini.”

“Kau bilang apa? Kau bilang bahwa kau sedang—oh, ya Tuhan, aku tidak menyangka bahwa kau sedang bermain mata sedangkan aku dengan bodohnya menunggu pria sepertimu?!”

Yeah, kau memang bodoh, Kim Sae Hee. Untuk apa kau menungguku yang sedang menikmati pemandangan menggiurkan di depan mataku saat ini? Dia sungguh menggodaku, kau tahu?”

Oh, jika saja Sae Hee tidak lupa di mana dirinya saat ini, mungkin Sae Hee akan berteriak mengeluarkan amarahnya sebanyak mungkin untuk pria tidak tahu diri seperti Henry Lau itu. Sungguh tidak disangka bahwa Henry Lau akan melakukan hal menyakitkan seperti ini padanya!

“Kau benar-benar—”

Belum selesai mengeluarkan amarahnya, Sae Hee hampir saja tersedak karena harus tercekat, merasakan sesuatu tiba-tiba menubruknya dari belakang, menangkap sekaligus mengurungnya ke dalam sepasang lengan yang tiba-tiba saja muncul melingkari tubuhnya. Sae Hee hampir saja menjatuhkan ponselnya juga memekik karena menyadari seseorang dengan kurang ajar memeluk dirinya seperti ini.

Namun, ia segera tersadar begitu merasakan dengan seksama jenis pelukan ini, sekaligus indera penciumannya langsung menangkap aroma maskulin yang sungguh familiar baginya. Tubuhnya segera meremang kala merasakan sapuan halus nan hangat di sebelah telinganya.

“Dan aku ingin sekali memeluk gadis cantik itu seperti ini.”

Kejutan yang bagus sekali, Henry Lau. Sukses membuat jantung Sae Hee berjungkir balik serta merona di bagian wajah dalam waktu sekejap saja!

Saehee

FIN!


Gajelas ya… I know right TT

Ini tercetus setelah lihat memesalahgaul trus aku coba buat merealisasikan ke HenHee (?) hahahahah jadilah begini._.

Maafkan aku… ini pasti ngambang banget. Ya maklum, cuma ficlet hiks…

Terima kasih sudah mau mampir~ #HappySatNight ^-^

Advertisements

Author:

She's addicting K-Pop only and probably knowing many K-Pop songs. Maybe she has many bias in any group whom she knows but her ultimate bias nor group is Super Junior. So yes, she's a girl who loves k-pop and being elf for Super Junior ^^

12 thoughts on “[HenHee] Before Dating

  1. lma g muncul ni couple msh romantis ja 😀
    bhkan smakin romantis…
    bkin iri ja 😛

    ending ny gntung…
    sequel please 🙂

  2. Eyaaaa.. Pasti gak jadi marah tuh SaeHee.. 😆😆
    Ceritanya kayak permen nano nano (manis,asem,asin). Jadinya pengen senyam senyum sendiri.. 😄😄

  3. meme itu? 😀
    kata2 henry yang “aku tidak menyangka sudah membuang waktu cukup lama karena terlalu asyik melihat gadis amat cantik di hadapanku saat ini.”
    mengingatkan aku pada meme itu juga 😀
    hahaha, audhh sweett ❤ .<

  4. Pendek..! :p

    sweet…;)

    romantis..?

    Apa lagi klw d tmpat aga sepi,, mkin sweet romen kayaknya.. Kkkkk # sedang ada awan d kepala

  5. FIN!. aishh padahal jarang-jarang henry romantis kaya gitu hahaha tapi sukses bikin aku senyum2 ga jelas kok hihi.. lain kali buat cerita dgn kopel mereka.. lama ga baca soalnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s