Posted in KiSoo FF "Two Person"

Two Person – Moment of Farewell (Short Ver.)

prev :: #1.Nerd and Innocent | #2.Aggressive | #3.Control | #4.Can (not) Stop | #5.Do (not) Stop | #6.Start Again, Meet Again | #7.The Real Kim Ki Bum | #8.About Park Soo Rin | #9.Missing | #10.Chance | #11.Flashback | #12.In The Other Side | #13.First Date | #14.Ki and Sang5fo7_540

This is the short version. Just like spoiler

Find out what would I do with the full version

Happy reading!

ㅡㅡ

“Aku tidak pernah mengingkari perkataanku, kau dengar?! Kau benar-benar akan kuhabisi dengan tanganku sendiri!!!

Jung Soo benar-benar murka. Bahkan tahanan Ji Min tidak ia rasakan karena saking butanya dia saat ini. Sudah tidak ia lihat lagi celah kebenaran yang sebenarnya. Yang dia tahu hanyalah apa yang akan dia lakukan adalah kebenarannya!

Namun Sang Bum segera meringsek maju menahan niat pria itu. Menghalanginya dari lelaki yang tidak berniat untuk melawan sedikit pun di belakang sana. Membalas tatapan menggelap itu penuh berani.

“Ini salahku. Aku menculik Park Soo Rin, sedangkan Kim Ki Bum hanya ingin menolongnya.”

Mwo?!” Jung Soo terperangah dibuatnya. Sejenak batinnya mengumpat menanyakan siapa orang di hadapannya saat ini. Hingga tidak membutuhkan waktu lama ia tersadar—bahwa lelaki itu merupakan orang yang pernah ia temui dulu.

Di mana ia juga bertemu dengan Kim Ki Bum yang sekarat di tahun lalu.

Ya Tuhan, ternyata selama ini adiknya dikelilingi oleh orang-orang seperti ini?!

“Kau… kau tidak ada bedanya dengan dia. Apa kau bersekongkol dengan dia?!” Jung Soo menunjuk penuh geram lelaki yang masih tidak bergeming di belakang sana. Dan itu semakin membuatnya serasa ingin meledak akibat rasa panas yang merambat sampai ke ubun-ubun. Dia marah… marah terhadap orang-orang ini, juga marah terhadap dirinya sendiri.

Kenapa dia bisa lengah dan membiarkan adiknya berbaur dengan mereka?!

“APA SALAH ADIKKU PADA KALIAN HINGGA TEGA MENCELAKAINYA?! SIALAN!!!”

Jung Soo benar-benar mengamuk. Sampai-sampai Ji Min dibuat kewalahan karena bagaimana pun ia masih di bawah umur dan menahan kakaknya yang jelas merupakan pria dewasa cukup menguras tenaganya yang belum sebanding.

Astaga, ini adalah kali pertama bagi Ji Min melihat kakaknya murka dan mengamuk seperti sekarang.

Mendapati kejadian ini, mengingatkan Ki Bum akan dirinya juga pernah berada di posisi Jung Soo. Di mana ia marah mendapat kenyataan bahwa ibunya sudah tiada dan menuduh Kim Sang Bum sebagai pelaku utamanya. Dia juga melakukan hal yang sama seperti Jung Soo. Menghajar Sang Bum sebagai bentuk pelampiasan kemarahannya. Dan kini, giliran dirinya yang berada di posisi Sang Bum. Merasakan begitu sakitnya akan apa yang didapat, cercaan, makian, hingga dalam bentuk kepalan tangan.

Mungkin ini merupakan karma akan perbuatannya di tahun lalu.

Itulah mengapa ia segera bangkit meski harus susah payah. Melangkah maju dengan sedikit terseok dan—untuk pertama kalinya, ia menyentuh Kim Sang Bum, menarik pundak lelaki itu demi menyingkirkannya dari sana, menjauh dari hadapan Jung Soo yang ingin meninjunya, menggantikan posisinya.

Dia ingin menerima sepenuhnya karma ini.

“Ini murni salahku. Sepenuhnya salahku. Tolong jangan salahkan yang lain. Aku yang akan bertanggung jawab.”

Sontak saja Sang Bum terpana akan perilaku Ki Bum. Sejenak batinnya merasakan gemuruh aneh akan apa yang sempat dia dapat dari lelaki yang selama ini sangat anti padanya. Seolah ia baru saja merasakan bagaimana lelaki itu seperti… tengah menyingkirkannya dari masalah yang sebenarnya dia juga terlibat. Seolah dirinya baru saja dibela oleh orang yang membencinya.

“Bertanggung jawab, katamu?” desis Jung Soo sangat tajam. Menggambarkan bagaimana dirinya meremehkan istilah tersebut dengan aksen yang sarat akan kebencian.

Sungguh, Jung Soo membenci lelaki di hadapannya sekarang.

“Kau bahkan tidak mampu melindungi adikku dengan baik—tidak, jangankan melindungi, kau justru selalu membahayakan adikku! Dan sekarang kau berkata ingin bertanggung jawab?! Lelucon apa yang sedang kau lakoni, Berandal?!!”

Hyung, tenanglah…” Ji Min sudah ingin menangis melihat kondisi mencekam seperti ini. Dia tidak bisa melihat kakaknya yang seperti ini. Dia merasa takut namun juga tidak bisa diam saja. Selama ini dia tidak tahu-menahu akan lelaki yang berada di hadapan Jung Soo saat ini. Dia hanya tahu bahwa kakak perempuannya sangat menyukai lelaki bernama Kim Ki Bum yang ternyata berada di hadapannya juga sekarang.

Ya Tuhan, Ji Min sendiri tidak menyangka bahwa lelaki yang noona-nya sukai adalah dia.

Hee Chul yang baru saja muncul segera berlari menghampiri mereka. Dia baru saja mencari seorang dokter untuk merawat adik-adiknya. Dia harus merutuki keputusannya yang tidak tepat karena sudah meninggalkan sekaligus membiarkan adiknya menghadapi pria yang tengah mengamuk itu. Di saat adiknya sedang sangat lemah seperti sekarang.

Jeogiyo, kau memiliki etika, bukan? Ini di rumah sakit, dan tidak sepantasnya kau menyerang adikku seperti ini!” Hee Chul melabrak Jung Soo dengan berani. Dia bahkan sempat menyentak sebelah bahu Jung Soo begitu dia sampai di hadapan pria itu.

Jung Soo melotot mendapati orang baru tengah menghalanginya—lagi. Dia mendengus keras setelah mencerna apa yang baru saja dikatakan oleh lelaki berparas menawan itu. Menatapnya sinis. “Jadi dia adikmu? Apa yang sudah kau ajarkan pada adikmu itu untuk menjadi Berandal Brengsek seperti sekarang dan mencelakai adikku, hah?!”

Hee Chul merasa panas seketika mendengar bagaimana Jung Soo memaki adiknya. Seberandal apapun adiknya, Hee Chul tidak pernah membuat adiknya tidak berdaya seperti yang pria itu lakukan saat ini. Sebrengsek apapun adiknya, Hee Chul tidak pernah memaki apalagi merendahkan adiknya seperti yang pria itu lakukan saat ini! Dan kelakuan pria itu sudah memancing Hee Chul untuk melayangkan kepalan tangannya, persetan dengan apa yang sudah dia ucapkan mengenai posisi mereka saat ini, Hee Chul hanya ingin memberi pelajaran pada pria yang sudah menyakiti adiknya ini!

Namun niatannya terhenti berkat Ki Bum yang langsung menahan tangan gatalnya. Menatap datar dirinya yang sudah menoleh menuntut penjelasan akan perilakunya. Apa yang adiknya ini lakukan?

“Tolong jangan ikut campur, Hyung…

Hee Chul mencelos mendengarnya. Bukan karena perkataan yang sudah seperti mengusirnya, melainkan bagaimana cara adiknya mengucapkan kalimat itu. Apalagi melihat tatapannya yang masih belum berubah sejak terakhir kali Hee Chul menemukannya.

“Ki Bum-ah…” sungguh, Hee Chul seperti bukan melihat Kim Ki Bum yang dia kenali.

Adiknya tidaklah selemah dan serapuh ini.

.

.


FULL VER.-nya akan diproteksi!

dengan kode yang berbeda

Jadi, ini Clue Password untuk Pt.15 nanti

At first, it was half excitement, half worries, but in the end, it became an obligation, trial and error
Day by day, I get nervous
Your innocence is too much pressure on me. But tonight, I want you to stay
Don’t expect too much from me
I don’t wanna lose you either
Before things get too deep, before you get hurt, don’t trust me
  • Merupakan potongan dari terjemahan lirik sebuah lagu. 
  • Cukup tulis judul lagunya saja.

HATI-HATI!

Mudah tapi bisa menjebak

so BE SMART READER!

Ini gampang sebenernya. Lebih gampang dari clue part sebelumnya. Kukira yang itu udah gampang ternyata banyak yang kebingungan heheheh meski di sisi lain juga banyak yang bisa nebak. Soalnya ada 300+ reader yang bisa buka. Gatau deh mereka datang dari mana. Sampe-sampe blog-ku meledak 2x hwhw Perasaan pembaca-ku ga sampe segitu, masih bisa dihitung pake jari

Ah yasudahlah

Tolong usaha dulu ya. Dan untuk sementara aku belum bisa dihubungi melalui Line dikarenakan nomorku yang sedang ada masalah. Jadi mohon pengertiannya jika terjadi keterlambatan dalam membalas.

Doakan semoga akhir pekan ini bisa posting ya^^

Terima kasih sudah mampir~

Regards

Elvabari

Advertisements

Author:

She's addicting K-Pop only and probably knowing many K-Pop songs. Maybe she has many bias in any group whom she knows but her ultimate bias nor group is Super Junior. So yes, she's a girl who loves k-pop and being elf for Super Junior ^^

36 thoughts on “Two Person – Moment of Farewell (Short Ver.)

  1. ini benar2 menegangkan thor >.< baru short versi.a aja udah tegang begini bagaimana kalo full versi duh makin kgak sabar ini 😀 semoga soorin kgak apa2 ye thor
    apa kibum sudah mau menerima sang bum.a?

  2. Waduh,, kok aku gak bisa ya buka passwordnya..
    Udah coba semua cara..
    1.huruf kecil tanpa spasi + pake tanda baca ” ‘ “..
    2.huruf kecil pake spasi + pake tanda baca ” ‘ “..
    3.huruf kecil tanpa spasi + gak pake tanda baca..
    4.huruf kecil pake spasi + gak pake tanda baca..
    Dicoba juga pake huruf besar semua pake/gak pake spasi + pake/gak pake tanda baca.. kok masih gak kebuka jg ya??

  3. Author , aku bngung gimana cra nulis pw nya , udh d’cba brkali2 tpi susah mulu 😥 , britahu aku thor g’mna cra nulis nya

  4. Soorin selamat kan? Kenapa permasalahannya jadi semakin pelik? Semakin suram, semua sedang emosi. Terutama jungsoo. Lalu bagaimana nasib dari hubungan kibum dan soorin?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s