Posted in Category Fiction, Crack!Fic, Ficlet, Fiction, Friendship, G

멍충이 동해 (Idiot Dong Hae)

it’s EunHae’s…….crack -__-

Genre : (failed) humor, crack!fic
Rated : G
Length : Ficlet unyuk-dongek
sesuai dengan request couple gadungan saya, Blo! (ciee mentioned lagi -.-) nih, EunHae’s crack!fic-nya~
entah ini berhasil atau ngga karna seperti biasa cerita buatanku selalu absurd dan berakhir ngambang hahahah
sebenarnya ini udah pernah posted di akun fb-ku, buat iseng-iseng aja.. tapi karna si Blo belum liat jadi kuposting di sini, tentunya udah aku modifikasi biar makin absurd ceritanya muahahahah
yosh! Let’s have a good time, together! Enjoy~^.^

hati-hati kesandung typos._.

ㅡㅡ

.

"Dong Hae? Dia adalah orang idiot."
(Eun Hyuk)

.

“Hyuk-aaaah!!!”

Waee?” Eun Hyuk yang tengah sibuk mencuci piring di dapur hanya menyahut tanpa beranjak. Saat ini dorm tengah sepi, para member tengah melaksanakan jadwal individu masing-masing. Hanya tersisa dirinya dan pasangan sehidup-sematinya, Lee Dong Hae…

“Ada telepon!!” Dong Hae berseru lagi. Dapat dipastikan bahwa pria—ah, ralat, bocah itu sedang berada di ruang tengah.

“Angkat saja. Aku sedang repot!” Eun Hyuk menyahut di tempatnya lagi.

“Hyuk-aaaaaaaaahh!!”

Aishi…” Eun Hyuk mendesis pelan. “Kubilang angkat saja teleponnya! Aku sedang mencuci piring!!” kini dia berseru untuk Dong Hae.

Drap drap drap drap

Dapat dirasakan sekaligus didengar langkah kaki yang begitu cepat mendekat. Sudah dipastikan bahwa bocah itu sedang menuju ke tempat Eun Hyuk berada sekarang. Benar saja, sosok Dong Hae segera muncul dengan wajah polos serta bodohnya itu, menghampiri Eun Hyuk, lalu menarik-tarik lengan Eun Hyuk dengan—sedikit—sadis. -__-

“Hyuk-ah, ada telepon!”

“Sudah kubilang angkat saja!!” Eun Hyuk mulai gemas dengan bocah di sebelahnya itu.

Dengan kurang ajarnya Dong Hae menyiksa tangannya yang masih berkutat dengan kegiatan mencuci piring-piring bekas para member untuk makan siang bersama tadi. Menimbulkan cipratan dari air bercampur sabun yang menyelimuti piring di pegangannya, mengenai baju sekaligus wajah jeleknya itu. Bahkan hampir menimbulkan kekacauan jika tangannya tidak kuat memegang benda berbahan pecah belah yang begitu licin karena sabun itu.

Begitulah cara Dong Hae menarik perhatiannya. Memang sangat kekanakan sekaligus menyebalkan.

Tapi memang dasarnya Eun Hyuk tidak bisa membentak apalagi melakukan balasan fisik pada Dong Hae—pria yang lebih pantas menjadi bocah yang tidak pernah tumbuh itu, dengan terpaksa akhirnya dia menurut begitu Dong Hae semakin gencar menarik lengannya. Menyuruhnya untuk beranjak dan mengikuti seretannya.

Dia masih menyayangi lengan kekarnya yang putih dan mulus itu.

“Cepat, cepat!!” seru Dong Hae bersemangat. Lihat, wajah teduh nan tegasnya yang seharusnya terlihat tampan itu menyimpang sangat jauh bahkan tidak terlihat di mana letak ketampanannya itu. Oh, sepertinya dia memang seorang bocah berusia 5 tahun yang terjebak di dalam tubuh kekar dan… pendek itu.

Eun Hyuk memutar bola matanya, sedikit jengah dengan perilaku kekanakan Dong Hae. Kenapa bocah ini bersemangat sekali ada panggilan masuk? Apa karena panggilan masuk itu berasal dari telepon yang baru saja mereka beli? Aih, kalau begitu, pria kelahiran Mokpo di penghujung musim gugur—dengan tinggi yang sebenarnya di atas rata-rata namun karena kedua kakinya yang begitu pendek membuat tubuh tegapnya tidak terlihat tinggi—itu memang kekanak-kanakan. Dan norak. -__-

Tapi tunggu dulu.

Mengingat bocah ini mengatakan ada telepon, kenapa Eun Hyuk tidak mendengar bunyi tanda bahwa ada telepon masuk? Seharusnya dia dapat mendengarnya meski dia sedang berada di dapur tadi. Apa karena dirinya terlalu berkonsentrasi mencuci piring jadi tidak menyadari bahwa telepon baru mereka berbunyi?

“Lihat!” Dong Hae mengulurkan sebelah tangannya seraya menoleh pada Eun Hyuk. Menyungging senyum lebar di bibir tipisnya itu, yang semakin menampakkan kepolosannya. Dong Hae melanjutkan, “Ada telepon!”

Tiba-tiba Eun Hyuk merasakan emosinya tersulut mencapai ubun-ubunnya dengan sangat cepat. Rasanya matahari benar-benar berada tepat di atas kepala sehingga berhasil membuatnya mendidih. Dia mulai dongkol, gemas dengan bocah yang sudah menghentikan aktivitas mencuci piringnya dengan paksa. Dia mengira maksud yang Dong Hae katakan adalah ‘ada panggilan masuk’, tapi ternyata…

“Hwaaaaaaaaaa! Akhirnya telepon yang kita pesan sudah sampai!! Omong-omong, kapan sampainya, Hyuk-ah??” dengan tampang tanpa merasa bersalah, Dong Hae berjingkrak senang bagaikan bocah usia 5 tahun yang baru saja dibelikan es krim. Tanpa mempedulikan perubahan ekspresi dari pria yang sudah diseret olehnya.

Sedangkan Eun Hyuk, akhirnya dia memilih untuk meledak…

YA IMEONGCHUNG-AH!!!!

 .

Dong Hae memang teman sehidup-semati Eun Hyuk yang idiot. -____-

.

.

FIN


tolong ampuni saya yang sudah menistakan mereka T___T
namanya juga crackfic ya begini jadinya hahahah

udah kan, Blo? Ngga cuma anak lu (Dongek) tapi paman gue (Unyuk) juga kena getahnya hahahah

Dan buat para readers yg nyasar kemari, terutama para Fishy & Jewel, mohon maaf udah nistain bias kalian. TAPI! Hyukjae juga biasku kok~ jadi jangan terlalu diambil hati yaah karna toh aku sendiri juga nistian bias sendiri bahahahahah #dikeroyok

yosh! anggap aja ini selingan.. sesekali bikin ff yg ga serius/? gapapa kan hahah xD Terima kasih sudah mampir~~>.<

Advertisements

Author:

She's addicting K-Pop only and probably knowing many K-Pop songs. Maybe she has many bias in any group whom she knows but her ultimate bias nor group is Super Junior. So yes, she's a girl who loves k-pop and being elf for Super Junior ^^

7 thoughts on “멍충이 동해 (Idiot Dong Hae)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s